Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tanda kalau Kamu Tetangga yang Menyebalkan, Ayo Berubah!

5 Tanda kalau Kamu Tetangga yang Menyebalkan, Ayo Berubah!
Ilustrasi kehidupan sosial (Pexels.com/Helena Lopes)

Hidup bertetangga memang butuh kesabaran dan harus banyak lapang dada. Karena tak semua tetangga bisa menyenangkan. Malah banyak pula yang menyebalkan. Dan tetangga yang menyebalkan ini, bisa jadi mimpi buruk, karena bikin kamu jadi gak betah tinggal di rumah.

Untuk mengetahui apakah kamu termasuk tetangga yang menyebalkan atau tidak, kenali ciri-cirinya. Karena boleh jadi, tanpa kamu sadari, ternyata orang-orang di sekitarmu sebenarnya selama ini ngecap dirimu bukan tetangga yang baik. Ini dia cirinya itu!

1. Sering mengeluhkan perilaku tetangga di media sosial

ilustrasi melihat handphone (pexels.com/fauxels)
ilustrasi melihat handphone (pexels.com/fauxels)

Hati-hati, lho buat kamu yang selama ini sering mengeluhkan perilaku tetangga tak menyenangkan di media sosial. Karena hal itu, justru menunjukkan perilakumu yang tak baik. Karena sama saja, dengan menyebar aib orang lain.

Daripada mengumbar kesalahannya di media sosial, mending langsung bicarakan saja pada orangnya. Dengan begitu, dia bisa sadar bahwa perilakunya itu mengganggu, dan kemungkinan ke depannya bisa mengubah diri. Kamu pun akhirnya bisa nyaman.

Kalaupun ia tak terima dengan kritikanmu, setidaknya kamu sudah bertindak benar. Perkara dia terima atau tidak, itu sudah bukan masalahmu. Kalau dia marah, padahal kamu menyampaikannya dengan baik-baik, maka tanda kalau tetanggamu itu yang gak dewasa. Orang lain akan bisa menilai, kok.

2. Menjual sesuatu sampai memaksa

Ilustrasi orang jualan (unsplash.com/Artem Maltsev)
Ilustrasi orang jualan (unsplash.com/Artem Maltsev)

Ini juga sering terjadi di kehidupan bertetangga. Saat menawari produk jualan, sampai memaksa. Kalau gak beli, marah dan mendiamkan tetangganya itu. Disangka pelitlah, dan sebagainya. Padahal, dia mau beli atau gak, itu sudah haknya. Tugasmu hanyalah berusaha menawarkan. Jika memang dia tidak berminat, memang belum rezeki aja.

3. Memakai jaringan Wi-Fi tetangga

Ilustrasi wifi (unsplash.com/Misha Feshchak)
Ilustrasi wifi (unsplash.com/Misha Feshchak)

Di tengah zaman yang apa-apa serba online seperti sekarang, memang rada ribet kalau gak punya jaringan internet yang memadai. Tapi, bukan berarti menjadi pemakluman untuk meminta jaringan Wi-Fi tetangga dan menggunakannya gak kira-kira.

Yang perlu kamu sadari, walau judulnya Wi-Fi itu unlimited, tetap saja ada batas pemakaian wajar. Dan jika sudah melebihi kuota pemakaian, kecepatannya akan diturunkan. Kamu bakal kesal juga, kan kalau akibat dipakai tetanggamu, akhirnya jaringan internetmu jadi lelet, dan menghambat kerjamu?

Jadi, usahakan beli sendiri, ya untuk jaringan internet ini. Kalaupun minta jaringan tetangga, jangan malah dipakai main games atau memutar video yang gak faedah. Bikin boros kuota dan merugikan orang lain, lho!

4. Tidak bertegur sapa saat lewat

Ilustrasi ibu-ibu sedang duduk (pixabay.com/makunin)
Ilustrasi ibu-ibu sedang duduk (pixabay.com/makunin)

Etika yang paling dasar dalam bertetangga, adalah kalau berpapasan, berusaha menegur. Minimal banget, melempar senyum. Jangan diam saja. Karena, kamu bakal dibilang gak sopan sama sekali. Apalagi kalau tetanggamu itu sudah berumur. Dianggapnya, kamu gak ada hormat sama orangtua. Dan itu, bakal membuatmu jadi tak disukai oleh orang-orang sekitar, lho!

5. Sering meminjam barang

Ilustrasi marah (unsplash.com/Andrew Le)
Ilustrasi marah (unsplash.com/Andrew Le)

Sudah jadi hal yang lumrah, meminjam barang pada tetangga. Tapi, hendaknya kamu jangan sampai kelewatan. Apa-apa, minjam. Itu sama saja, kamu gak mau modal. Penginnya minta terus, tapi gak mau beli.

Kalau memang kamu bermasalah di sisi finansial, sih bisa dimengerti. Tapi kalau kamu sebenarnya mampu, tapi gak juga mau beli, bisa jadi tanda kalau kamu pelit, atau memang egois, sulit untuk memahami perasaan orang lain.

Bila hal-hal di atas sering kamu lakukan, tanda kalau kamu termasuk tetangga yang menyebalkan, lho! Segera ubah sikapmu itu, kalau gak mau dikucilkan atau jadi bahan omongan para tetangga akibat sikap menyebalkanmu itu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
L A L A .
EditorL A L A .
Follow Us