Membantu anak mengatur target belajar sering terdengar sederhana, tapi praktiknya gak selalu mudah. Banyak anak merasa tertekan karena target yang terlalu tinggi, sementara sebagian lain justru kehilangan arah karena targetnya terlalu kabur. Di titik ini, peran orang tua dan pendamping belajar sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara ambisi dan kemampuan nyata.
Target belajar yang realistis membantu anak memahami proses, bukan sekadar hasil akhir. Anak jadi lebih sadar akan kapasitas diri, ritme belajar, dan cara menghargai progres kecil. Pendekatan yang tepat juga membantu anak membangun kepercayaan diri secara bertahap. Yuk, mulai pahami cara efektif mendampingi anak supaya target belajarnya lebih masuk akal dan menyenangkan!
