Ilustrasi anak dengan perangkat digital (pexels.com/Julia M Cameron)
Meskipun penggunaan teknologi dapat memberikan manfaat bagi anak-anak, prediksi tren parenting 2025 menyangkut detoks digital (digital detox) untuk seluruh keluarga. Konsep ini mengajak keluarga untuk menyisihkan waktu, seperti pagi hari, sore hari, atau sepanjang hari, untuk dihabiskan bersama tanpa teknologi.
Beberapa ide untuk hari digital detox, di antaranya; menikmati quality time bersama keluarga, menjelajahi lingkungan sekitar dengan berjalan kaki, atau memasak makan malam bersama. Zona bebas teknologi juga menjadi cara lain untuk membatasi screen time.
Dilansir laman Miami Herald, Direktur Riset dan Evaluasi di The Children's Trust, Grettel Suarez mengungkapkan, menentukan waktu tertentu untuk menghindari teknologi, orangtua dapat memberlakukan larangan menyeluruh terhadap teknologi di area tertentu di rumah, seperti kamar tidur atau ruang makan.
Orangtua juga perlu memberikan contoh dengan menghindari kebiasaan sering memeriksa ponsel mereka. Langkah-langkah ini membantu mempererat hubungan dalam keluarga dan memberikan dampak positif pada kesehatan mental semua anggota keluarga, termasuk menurunkan tingkat kecemasan.