Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perempuan santai
ilustrasi perempuan santai (unsplash.com/bruce mars)

Intinya sih...

  • Menciptakan ruang yang tenang untuk meningkatkan fokus dan produktivitas serta memberikan rasa kontrol atas hidup.

  • Lakukan self-care dengan menulis jurnal, tidur siang, atau membuat afirmasi positif untuk menurunkan kadar hormon stres dan mengurangi kecemasan.

  • Istirahat secara efektif dan lakukan minimalisme digital untuk menjaga kesehatan mental dan menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan produktif.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan akhir tahun sering kali identik dengan perjalanan jauh atau keramaian destinasi wisata, tapi tak ada salahnya menikmati momen berkualitas dengan cara yang lebih santai di rumah. Aktivitas soft life di rumah pun kini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang untuk melepas penat, menenangkan pikiran, dan tetap merayakan liburan dengan penuh kenyamanan.

Dengan pendekatan ini, liburan akhir tahun bukan hanya soal liburan fisik, tapi juga tentang memanjakan diri dan menciptakan momen penuh ketenangan di tengah kesibukan sehari-hari. Yuk, simak empat rekomendasi aktivitas yang bisa kamu lakukan!

1. Menciptakan ruang yang tenang

ilustrasi perempuan melakukan yoga (unsplash.com/jareddrice)

Saat seseorang merasa cemas, memilih tempat yang nyaman, misalnya dekat jendela atau di bilik kerja, dan mulai merapikannya bisa terasa sederhana, tetapi memiliki efek positif. Dilansir laman Psychology Today, Alice Boyes, Ph.D., menjelaskan bahwa manusia secara alami menyukai keteraturan dan simetri. Lingkungan yang berantakan atau tidak teratur dapat memperkuat perasaan stres dan kecemasan karena bertentangan dengan preferensi bawaan ini.

Selain itu, merapikan juga membawa manfaat tambahan, seperti meningkatkan fokus dan produktivitas. Dengan mengatur ruang yang sering digunakan, seseorang dapat merasa lebih memiliki kontrol atas hidupnya. Tindakan sederhana ini, meskipun tampak sepele, dapat menjadi langkah efektif untuk menciptakan hidup yang lebih nyaman dan terstruktur.

2. Lakukan self-care

ilustrasi yoga (pexels.com/Max Nikhil Thimmayya)

Aktivitas sederhana seperti menulis jurnal, tidur siang, atau membuat afirmasi positif dapat memberikan efek yang besar terhadap kesehatan mental. Afirmasi positif membantu seseorang mengekspresikan rasa syukur, menjaga semangat, dan mendorong motivasi, meskipun menghadapi tekanan dari pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Nursing Studies yang berjudul Self-care research: Where are we now? Where are we going?, menunjukkan bahwa melakukan latihan afirmasi diri secara rutin dapat menurunkan kadar kortisol, hormon stres, dan membantu mengurangi kecemasan. Paparan berulang terhadap kata-kata positif juga dapat membantu menyingkirkan pikiran negatif tentang diri sendiri.

Bahkan di hari-hari yang berat, membaca atau melihat afirmasi dapat membangkitkan semangat dan memberikan rasa aman. Secara visual maupun mental, afirmasi berfungsi sebagai dialog batin yang menenangkan, membimbing seseorang menuju hidup yang lebih nyaman dan seimbang.

3. Istirahat

ilustrasi tidur (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Istirahat bukan sekadar hadiah setelah bekerja keras, melainkan alat penting untuk memulihkan energi yang bisa digunakan kapan saja. Banyak pekerja merasa bahwa mereka hanya berhak beristirahat setelah menyelesaikan banyak tugas, padahal istirahat seharusnya menjadi bagian rutin dari hari kerja untuk menjaga kesejahteraan dan produktivitas.

Studi dalam Journal of Applied Psychology yang berjudul Give me a better break: Choosing workday break activities to maximize resource recovery, menunjukkan bahwa istirahat lebih awal di siang hari dan melakukan aktivitas yang disukai dapat memaksimalkan pemulihan energi. Dengan beristirahat secara efektif, seseorang tidak hanya mengurangi kelelahan, tetapi juga meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan. Oleh karena itu, memprioritaskan istirahat tanpa rasa bersalah sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan kesuksesan jangka panjang, karena tubuh dan pikiran yang segar akan mendukung produktivitas yang lebih berkelanjutan.

4. Lakukan minimalisme digital

ilustrasi media sosial (pexels.com/dlxmedia.hu)

Media sosial dapat memengaruhi suasana hati seseorang, terutama jika terlalu banyak terpapar konten negatif atau sensasional, fenomena yang sering disebut doom scrolling. Konten negatif cenderung lebih menarik perhatian daripada berita positif, sehingga dapat memicu rasa cemas dan stres.

Untuk menjalani hidup yang lebih tenang, solusi yang disarankan adalah minimalisme digital, yaitu mengurangi paparan terhadap konten negatif dan memilih fokus pada hal-hal yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri. Survei Pew Research Center menunjukkan, bahwa 64 persen warga Amerika merasa media sosial berdampak negatif pada kondisi negara mereka, menegaskan bahwa terlalu banyak konsumsi informasi negatif dapat memengaruhi kesejahteraan mental. Dengan menerapkan minimalisme digital, seseorang dapat mengalihkan energi dan perhatian ke hal-hal positif, menciptakan ruang mental yang lebih tenang dan produktif.

Menjalani liburan akhir tahun dengan pendekatan soft life bukan hanya tentang bersantai, tetapi juga tentang merawat diri, menenangkan pikiran, dan menciptakan lingkungan yang nyaman. Dari merapikan ruang, melakukan praktik perawatan diri mikro, hingga menerapkan istirahat yang berkualitas dan minimalisme digital, setiap langkah kecil dapat membawa ketenangan dan kebahagiaan yang nyata. Dengan fokus pada kesejahteraan diri dan menciptakan momen-momen sederhana yang bermakna, liburan di rumah bisa menjadi pengalaman yang lebih menyegarkan dan memuaskan daripada sekadar perjalanan jauh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team