Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Orangtua membacakan buku pada anak.
ilustrasi orangtua membacakan buku pada anak (pexels.com/Ron Lach)

Intinya sih...

  • Mengembangkan kemampuan bahasa dan kosakata

  • Meningkatkan imajinasi dan kreativitas

  • Membantu regulasi emosi anak

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kebiasaan membacakan bedtime story mungkin terlihat sederhana, tapi manfaatnya buat tumbuh kembang anak ternyata luar biasa besar. Di usia dini, anak sangat peka terhadap stimulasi bahasa, cerita, dan interaksi hangat dengan orangtuanya. Momen menjelang tidur adalah waktu paling ideal karena suasananya tenang dan anak lebih mudah fokus. Lewat cerita, anak bisa diajak berpetualang, belajar mengenal emosi, hingga memahami dunia tanpa harus ke mana-mana.

Selain itu, bedtime story juga membantu membangun ikatan emosional yang makin kuat antara orangtua dan anak. Momen ini membuat anak merasa aman, diperhatikan, dan dicintai. Bahkan, banyak penelitian yang menyebutkan bahwa rutinitas kecil seperti ini memberi efek jangka panjang pada perkembangan sosial, kognitif, dan linguistik anak. Yuk, kenali alasan kenapa kebiasaan bedtime story sebaiknya mulai jadi rutinitas harian!

1. Mengembangkan kemampuan bahasa dan kosakata

ilustrasi seorang ayah membacakan buku pada anak (pexels.com/RDNE Stock project)

Membacakan cerita sebelum tidur jadi salah satu cara paling efektif untuk memperkaya kosakata anak sejak kecil. Saat mendengarkan cerita, anak mengenal banyak kata baru yang mungkin tidak muncul di percakapan sehari-hari. Selain itu, struktur kalimat yang lebih kompleks dalam buku cerita membantu anak memahami pola bahasa dengan lebih baik. Hal ini akan berdampak positif saat mereka mulai masuk sekolah dan belajar membaca secara mandiri.

Dalam jangka panjang, anak yang rutin dibacakan cerita biasanya punya kemampuan bahasa yang lebih matang. Mereka lebih mudah mengekspresikan perasaan, memahami instruksi, dan berkomunikasi dalam situasi sosial. Dengan kata lain, bedtime story bukan cuma tentang dongeng sebelum tidur, tapi juga investasi linguistik yang hasilnya bisa terlihat sepanjang perjalanan belajar anak.

2. Meningkatkan imajinasi dan kreativitas

ilustrasi seorang ibu membacakan buku pada anak (pexels.com/Alex Green)

Cerita yang dibacakan sebelum tidur sering kali memunculkan dunia-dunia baru bagi anak, mulai dari kerajaan ajaib, petualangan hewan lucu, hingga hal-hal fantasi yang tak terbatas. Hal ini merangsang imajinasi mereka untuk berpikir lebih luas dan kreatif. Imajinasi yang kaya akan membantu anak membuat koneksi-koneksi baru di otaknya, memperkuat kemampuan berpikir abstrak.

Kreativitas yang terbangun sejak dini ini kelak membantu anak memecahkan masalah, memahami perspektif orang lain, dan beradaptasi di lingkungan baru. Bahkan, anak yang punya imajinasi tinggi cenderung lebih percaya diri dalam mengekspresikan pendapat, baik lewat cerita, gambar, maupun permainan role-play. Jadi, dongeng singkat tiap malam bisa jadi benih kreativitas yang berkembang sepanjang hidupnya.

3. Membantu regulasi emosi anak

ilustrasi orangtua membacakan buku pada anak (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Banyak buku cerita anak menghadirkan beragam emosi, seperti bahagia, sedih, takut, kecewa, atau bangga. Ketika cerita dibacakan, anak belajar mengenali dan menamai emosi tersebut. Mereka juga bisa melihat bagaimana tokoh cerita menghadapi masalah atau mengelola perasaannya. Ini membantu anak memahami bahwa emosi itu normal dan bisa diatasi, bukan sesuatu yang harus ditakuti.

Selain itu, momen bedtime story yang hangat membantu anak menurunkan stres setelah seharian beraktivitas. Suara lembut orangtua dan alur cerita yang menenangkan membantu anak merasa aman. Ketika anak terbiasa menutup hari dengan suasana yang nyaman dan penuh perhatian, mereka tumbuh dengan regulasi emosi yang lebih baik dan hubungan yang lebih sehat dengan perasaan mereka sendiri.

4. Meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mendengarkan

ilustrasi ibu dan anak membaca buku (pexels.com/RDNE Stock project)

Bedtime story melatih anak fokus pada satu alur cerita dari awal sampai akhir. Mereka belajar mengikuti kejadian, memahami sebab-akibat, dan menangkap detail. Rutinitas ini secara tidak langsung membangun kemampuan konsentrasi yang sangat berguna ketika anak memasuki usia sekolah. Anak yang terbiasa mendengarkan cerita cenderung lebih mudah fokus saat belajar dan bisa menyerap informasi lebih cepat.

Selain itu, kemampuan mendengarkan juga berkembang pesat. Anak belajar menunggu giliran, memperhatikan intonasi suara, dan memahami makna di balik kata-kata. Ini penting untuk perkembangan sosialnya, terutama saat berinteraksi dengan teman dan guru. Dengan kata lain, rutinitas pendek sebelum tidur ini membantu membangun fondasi kemampuan akademik dan sosial anak.

5. Menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini

ilustrasi seorang ayah membacakan buku pada anak (pexels.com/RDNE Stock project)

Ketika anak terbiasa melihat buku sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, mereka perlahan menumbuhkan ketertarikan pada membaca. Anak yang punya pengalaman positif dengan buku sejak dini cenderung lebih mudah menyukai kegiatan membaca ketika sudah bisa melakukannya sendiri. Ini sangat penting untuk keberhasilan akademik dan pengembangan diri dalam jangka panjang.

Selain itu, rutinitas bedtime story juga membuat anak mengasosiasikan membaca dengan perasaan bahagia, aman, dan dekat dengan orangtua. Asosiasi positif inilah yang akan membentuk kebiasaan membaca secara mandiri ketika mereka tumbuh. Membaca bukan hanya tentang akademik, tapi juga cara bagi anak memahami dunia, mengenali nilai-nilai, dan membangun pola pikir yang luas.

Itulah beberapa alasan kenapa bedtime story itu penting banget buat tumbuh kembang anak. Cukup lakukan beberapa menit setiap malam pun sudah bisa memberi dampak besar. Yuk, mulai jadikan kebiasaan sederhana ini sebagai momen bonding sekaligus investasi jangka panjang untuk masa depan anak!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team