TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

6 Manfaat ini Bakal Kamu Dapat Saat Berbelanja di Pasar Tradisional

Harus bangun pagi dulu kalau mau belanja

unsplash.com/Firdaus Roslan

Mendengar kata pasar tradisional pasti hal pertama yang terlintas di pikiranmu adalah, kotor, becek dan berbau kurang sedap. Padahal nyatanya, sebagian besar pasar tradisional sudah mengalami pembangunan ulang menjadi lebih bersih dan tertata rapi. Jadi, sekarang sudah gak ada alasan lagi dong buat malas kalau diminta belanja ke pasar tradisional?

1. Bangun lebih pagi

unsplash.com/Jeison Higuita

Karena pasar tradisional buka sejak pagi, maka mau gak mau kamu mesti bangun pagi juga dong. Kalau sampai kesiangan, akan sulit mendapatkan daging, sayur atau buah-buahan yang segar, karena terlanjur habis diburu pembeli lain yang datang lebih awal. Sekali-dua kali pasti berat kalau harus membuka mata di pagi buta, tapi lama-kelamaan juga akan terbiasa kok.

2. Melatih komunikasi

unsplash.com/Isabel Retamales

Tak seperti di pasar swalayan, di mana semua harga barang yang dijual sudah tertera pada tempatnya, di pasar tradisional kamu mesti bertanya harga pada penjualnya. Nah, dengan begitu, mau tak mau kamu akan berlatih untuk berkomunikasi dengan mereka. Asyiknya lagi, harga di pasar tradisional bisa ditawar, lho. Misalnya, harga untuk 1/4 kilogram ayam Rp10 ribu, kamu bisa menawar menjadi Rp9 ribu, lumayan lho. Jangan lihat besar diskon yang didapat, tapi asyiknya bertransaksi dengan para pedagang, coba aja deh kalau gak percaya.

Baca Juga: Tips Memilih Daging Sapi dan Ayam Segar di Pasar Tradisional

3. Update tentang harga kebutuhan pokok

unsplash.com/Paz Arando

Rajin berbelanja ke pasar tradisional juga akan membuatmu selalu update mengenai naik-turunnya harga kebutuhan pokok. Karena biasanya, para pedagang di pasar tradisional membeli langsung barang dagangan mereka dari distributor atau para petani, jadi harga yang mereka tawarkan tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai atau PPN, layaknya di pasar swalayan.

4. Tahu cara memilih bahan makanan yang segar

unsplash.com/Silver Ringvee

Di dalam pasar tradisional ada banyak sekali pedagang yang menjual bahan makanan yang sama. Dengan banyaknya pilihan barang yang sejenis, juga membuatmu mahir memilih mana pisang yang bagus dan mana yang hampir busuk. Begitu pula dengan daging ayam, sapi, atau ikan. Lama kelamaan, hanya dengan sekilas pandang saja, kamu sudah tahu mana ikan yang segar dan mana yang tidak segar. Wah, sudah seperti ahli aja nih.

5. Dapat harga yang lebih murah

unsplash.com/Anggit Rizkianto

Soal harga gak perlu ditanya lagi, tentu di pasar tradisional kamu gak hanya mendapatkan bahan makanan yang fresh dan terjamin kualitasnya, tapi juga harga yang miring. Belum lagi seperti yang kita bahas di awal tadi, kamu bisa menawar jika memang harga yang diberikan pedagang masih terbilang tinggi. Selain itu, di pasar tradisional kamu juga bisa membeli sesuai kebutuhanmu. Contohnya, kamu gak perlu membeli bawang merah langsung 1 kilogram, bisa kok hanya membeli seharga Rp5 ribu, tapi jumlah yang didapat juga terserah penjualnya, lho ya.

Baca Juga: Gaya Asyik Tamara Bleszynski Saat Belanja di Pasar Tradisional

Verified Writer

Angel Rose

Jadikan tulisanmu sebagai virus yang menularkan kebaikan <3 ^^ Ig: @caecilia.angel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya