TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Cara Menjaga Keamanan Balita di Rumah, Orangtua Harus Tahu!

Balita perlu pengawasan ekstra demi keselamatan 

ilustrasi anak-anak sedang bermain (pexels.com/Yan Krukov)

Masa balita adalah saat di mana seorang anak sangat ingin tahu dengan apa yang ada di sekitarnya. Ditambah, di masa tersebut seorang anak belum memiliki kemampuan untuk berhati-hati. Karena alasan tersebut, orangtua wajib meningkatkan keamanan di dalam rumah dan terus mengawasi anak-anak demi keselamatan mereka.

Orangtua mungkin perlu mengubah lingkungan untuk memastikan rumah menjadi tempat yang aman dan kreatif untuk bermain dan menjelajah bagi balita.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan keamanan balita di dalam rumah.

1. Pasang pagar di tangga  

ilustrasi tangga (pexels.com/cottonbro)

Tangga adalah salah satu area di rumah yang wajib diperhatikan keamanannya karena rentan menjadi lokasi jatuh, utamanya bagi anak-anak. Jika rumahmu memiliki lebih dari satu lantai, kamu perlu memasang pagar yang aman.

Buatlah pagar yang kokoh tanpa celah yang lebar di bagian atas dan bawah tangga. Pastikan celah pagar cukup sempit dan tinggi sehingga anak tidak dapat menerobos atau memanjat untuk melewatinya.

Baca Juga: 5 Kunci Healthy Parenting, agar Anakmu Tumbuh dengan Baik dan Bahagia

2. Pastikan ibu dapat mengawasi anak saat sedang di dapur  

ilustrasi perempuan memasak di dapur (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Ada baiknya ibu tidak membawa anak ke dapur saat sedang menyiapkan makanan. Namun saat sedang beraktivitas di dapur, penting bagi ibu untuk tetap dapat melihat apa yang terjadi dengan anak dan dapat segera keluar dari dapur untuk menjauhkan anak dari bahaya.

Kamu mungkin memerlukan pembatas agar anak tidak dapat masuk ke dapur. Juga, jendela besar atau bukaan yang memungkinkan kamu mudah melihat apa yang anak lakukan, serta pintu yang lebar dan tanpa penghalang agar kamu bisa keluar masuk dapur dengan leluasa.

3. Keamanan kelistrikan  

ilustrasi stop kontak (pexels.com/Markus Spiske)

Balita biasanya memiliki keingintahuan yang tinggi dan senang menyentuh apa pun yang mereka lihat. Untuk itu, pastikan kamu menjauhkan segala hal yang berhubungan dengan listrik dari jangkauan anak-anak.

Berikut tips keamanan kelistrikan di rumah:

  • ganti peralatan dan kabel listrik jika sudah aus,
  • pasang penutup pada setiap stop kontak,
  • jangan biarkan ada kabel yang berserakan,
  • gunakan jasa teknisi listrik berlisensi untuk melakukan perbaikan.

4. Sediakan ruangan ekstra untuk bermain

ilustrasi anak-anak sedang bermain (pexels.com/Yan Krukov)

Jika di rumah ada balita, memiliki ruang ekstra adalah hal yang baik. Jika mungkin, sediakan area di rumah yang bisa digunakan untuk bermain atau ruang berekspresi. Ini juga bisa diubah sebagai kamar jika anak sudah cukup umur nantinya.

Memiliki ruang khusus memungkinkan anak untuk bisa bermain dengan lebih aman. Selain dapat meringankan tugas ibu dalam membereskan rumah karena balita tidak lagi bermain di sembarang tempat, membiarkan mainan berserakan, dan mengacak-ngacak rumah.

Baca Juga: Pascapandemik, 5 Tips Parenting untuk Bantu anak Adaptasi di Sekolah

Verified Writer

Eka Ami

https://mycollection.shop/allaboutshopee0101

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya