TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Tips untuk Anak yang Susah Minum Obat, biar Gak Drama!

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan

Ilustrasi minum obat (pexels.com/MART PRODUCTION)

Sebagian besar orangtua pasti tahu bagaimana sulitnya membuat si kecil minum obat. Ya, mungkin ini bisa menjadi sebuah perjuangan atau tantangan. Apalagi jika anak masih balita dan kondisinya sedang tidak sehat. Mau gak mau, dia harus minum obat dari dokter sekalipun harus dilakukan dengan proses anak menangis, meronta-ronta, bahkan marah.

Memang untuk membujuk anak untuk mau minum obat gak akan mudah. Berikut ini adalah beberapa tips untuk anak yang susah minum obat dan bisa dicoba oleh orangtua.

1. Mulailah sejak dari kecil

ilustrasi minum obat saat makan (pexels.com/Michelle Leman)

Mengutip laman Cleveland Clinic, dokter spesialis anak Jason Sherman, menjelaskan bahwa paling mudah mengajarkan anak minum obat sejak kecil. Terutama obat dalam bentuk pil. Menurutnya, lebih mudah mengajarkan anak-anak sejak masih kecil untuk menelan pil sebelum mereka bisa mengembangkan rasa takutnya.

"Sebaiknya ajarkan anak untuk minum pil sejak dini, seperti saat mereka berusia 4 atau 5 tahun, sebelum mereka mengembangkan rasa takut untuk menelan sesuatu. Menunggu hingga mereka berusia 8 atau 9 tahun mungkin sudah terlambat," katanya.

2. Orangtua bisa memberikan contoh

ilustrasi minum obat ekspektoran (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Anak-anak cenderung meniru orangtua dalam hal cara bertindak dan berbicara. Minum obat juga demikian. Tunjukkan kepada anak-anak cara menelan pil dan tekankan bahwa hal itu tidak sulit untuk dilakukan demi meyakinkan mereka. Penting untuk melakukan pendekatan yang optimis dan positif.

"Ketika anak sudah siap, letakkan pil di sekitar gigi anak, atau di bagian belakang lidah, dan atur dagunya agar kepala dimiringkan ke belakang. Katakan kepada mereka untuk berpura-pura pil itu adalah sepotong makanan dan menelannya," jelas Sherman.

3. Coba menutupi rasa obat

ilustrasi minum obat batuk (Pexels.com)

Sering kali anak memasukkan pil ke dalam mulut tetapi tidak langsung menelannya. Kemudian lapisan pil larut dan mereka merasakan rasa yang tidak enak, sehingga mereka memuntahkan pil tersebut. Jadi, tidak heran jika anak-anak enggan meminum obat karena rasa ini.

Salah satu solusi yang sering dilakukan adalah menutupi rasa obat dengan makanan. Dokter Sherman merekomendasikan makanan manis atau kental untuk menyembunyikan pil dan rasanya.

"Atau orangtua dapat memberikan makanan manis terlebih dahulu kepada anak-anak, yang akan memberikan rasa yang enak di mulut mereka," sarannya.

Tapi apa yang orangtua lakukan jika obatnya dalam bentuk cair? Menurut Sherman, orangtua bisa memasukkan sendok ke dalam freezer selama beberapa menit, letakkan di lidah anak, lalu lepaskan sendok dan berikan obat pada anak. Sendok dingin di lidah akan mengurangi kemampuan anak untuk mengecap dan sedikit mati rasa.

Setelah anak menelan obat cair, beri mereka sesuatu untuk diminum. Itu akan menghilangkan rasanya. Orangtua juga dapat meminta pipet di apotek dan menggunakannya untuk menyuntikkan obat sirum ke dalam makanan manis untuk menyamarkan rasanya.

Baca Juga: Perfectionist Parenting, Kenali Dampaknya bagi Anak!

4. Berikan kontrol pada anak

ilustrasi suplemen berbentuk sirop (pexels.com/cottonbro studio)

Mengutip laman Every Day Health, dokter anak di Cleveland Clinic Children's Ohio, Amerika Serikat, Kimberly Giuliano, MD, orangtua harus menunjukkan sikap yang positif. Untuk anak yang sudah cukup umur, jelaskan mengapa mereka perlu meminum obat.

Jelaskan bagaimana obat itu akan membantu mereka. Jika ada pilihan rasa, biarkan anak memilih agar membuatnya merasa memiliki kontrol. Orangtua juga bisa membujuk mereka dengan sebuah permainan, seperti anak memberikan obat pada boneka atau mainannya.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya