Perilaku anak yang lebih memilih untuk menutup diri mungkin kerap membuat orangtua merasa kebingungan dan khawatir. Anak yang tampak pendiam, jarang bercerita, atau bahkan cenderung menghindari komunikasi sebetulnya menunjukkan respon emosional yang sebaiknya tidak orangtua abaikan.
Pada banyak kasus ternyata sikap menutup diri tidaklah muncul secara tiba-tiba, melainkan justru terbentuk dari pengalaman, lingkungan, hingga pola interaksi sehari-hari yang dilakukannya. Simaklah beberapa alasan berikut ini yang membuat anak lebih memilih untuk menutup dirinya dan juga enggan berbagi perasaan, sehingga orangtua bisa memberikan pendampingan yang tepat dan penuh dengan empati.
