Kamu mungkin pernah melihat bahwa beberapa bayi atau balita kerap menunjukkan respons ketakutan seperti menangis, rewel, marah, menghindari kontak mata, atau melarikan diri ketika bertemu dengan orang lain, entah itu keluarga jauh seperti paman, bibi, atau orang asing. Sebenarnya kondisi tersebut normal dan biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia anak.
Ketakutan yang dirasakan oleh bayi tersebut dipicu karena masih terbatasnya kemampuan dia dalam memahami peran orang asing. Meskipun kondisi ini normal dialami anak, kamu juga bisa lakukan beberapa cara untuk membantu anak mengatasi ketakutannya dan berhasil melewati tahap perkembangan ini. Berikut, beberapa tipsnya!
