Jatuh cinta pertama adalah fase emosional yang hampir pasti dialami semua orang, terutama anak yang memasuki usia remaja. Perasaan ini sering datang tiba-tiba, intens, dan membingungkan bukan hanya bagi anak, tapi juga bagi orangtua. Di satu sisi, orangtua ingin melindungi anak dari risiko emosional dan sosial. Di sisi lain, terlalu mengekang justru bisa membuat anak memberontak atau menutup diri.
Karena itu, penting sekali bagi orangtua untuk memberi batasan yang jelas. Memberi batasan ini bukan berarti mematikan perasaan anak, melainkan membantu mereka belajar mengenali emosi, tanggung jawab, dan konsekuensi dengan cara yang sehat. Kunci dalam memberi batasan ini ada pada pendekatan yang bijak, komunikatif, dan penuh empati, bukan larangan sepihak. Supaya gak salah kaprah, berikut lima cara yang bisa dilakukan orangtua saat anak mulai jatuh cinta.
