ilustrasi perempuan sedang merangkai moodboard (pexels.com/ron-lach)
Banyak anak perempuan sulung terbiasa merasa harus selalu kuat dan produktif hingga menganggap istirahat sebagai bentuk ketidakbertanggungjawaban. Padahal, tubuh dan pikiran tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi.
Cobalah memperlakukan diri sendiri dengan lebih lembut, seperti kamu memperlakukan orang yang kamu sayangi. Beri ruang untuk melakukan hal yang disukai dan memahami bahwa kamu tidak harus selalu menjadi penyelamat bagi semua orang. Dengan melatih self-compassion, kamu bisa perlahan melepaskan tekanan yang selama ini membebani diri.
"Perlakukan dirimu dengan penuh belas kasih dan ciptakan rumah yang benar-benar terasa tenang serta memberi rasa nyaman," ujar Chloë Bean.
Menjadi sosok yang peduli dan bertanggung jawab tentu bukan hal yang salah. Namun, kamu juga berhak memiliki batasan, menerima bantuan, dan memberi ruang untuk diri sendiri. Dengan melepaskan kebiasaan yang sudah tidak sehat, kamu dapat membangun hubungan yang lebih seimbang sekaligus menjaga kesehatan emosional.