Melihat anak melukai dirinya sendiri tentu menjadi pengalaman yang sangat berat bagi orangtua. Rasa khawatir, bingung, bahkan takut sering muncul karena tidak tahu harus bersikap seperti apa. Namun, penting untuk dipahami bahwa self harm bukan sekadar mencari perhatian, melainkan cara anak mengekspresikan rasa sakit emosional yang sulit mereka ungkapkan.
Sebagian besar anak yang melakukan self harm sebenarnya tidak berniat mengakhiri hidupnya. Mereka justru sedang berjuang menghadapi emosi yang terasa terlalu berat untuk diproses sendiri. Di sinilah peran orangtua menjadi sangat penting, yaitu hadir sebagai pendamping yang aman, bukan sebagai penghakim. Berikut cara mendampingi anak yang mengalami self harm.
