Momen Hari Raya Idul Fitri sering kali menjadi waktu yang penuh kebahagiaan karena keluarga besar berkumpul, saling bermaaf-maafan, dan mempererat hubungan yang mungkin sempat renggang selama setahun terakhir. Setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan, Lebaran memang identik dengan suasana hangat, makanan khas, serta tradisi silaturahmi.
Namun di balik kehangatan tersebut, tidak sedikit orang yang merasa tertekan oleh berbagai ekspektasi keluarga. Mulai dari pertanyaan soal pekerjaan, pernikahan, penghasilan, hingga rencana masa depan. Jika tidak dikelola dengan baik, momen Lebaran yang seharusnya membahagiakan justru bisa menjadi sumber stres. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola ekspektasi keluarga agar suasana tetap harmonis.
