Ilustrasi ibu bekerja sambil mengasuh anak (Pexels.com/Kampus Production)
Drama paling sering dirasakan working parents adalah rasa bersalah dalam hati. Banyak orangtua merasa belum bisa hadir sepenuhnya untuk anak. Pasti ada rasa sedih saat gak bisa mengantar anak sekolah. Kadang orangtua juga khawatir kalau anak bakal menganggap mereka terlalu sibuk.
Perasaan ini sering muncul meski mereka sudah berusaha keras membagi waktu. Di sisi lain, bekerja dilakukan demi memenuhi kebutuhan keluarga dan masa depan anak. Konflik batin seperti ini sangat wajar, terutama saat anak lagi butuh perhatian. Meski begitu, kualitas kebersamaan bisa dibangun lewat komunikasi dan perhatian kecil setiap hari.
Menjadi working parents saat anak mulai masuk sekolah memang penuh drama yang bikin lelah. Mulai dari perang bangun pagi sampai rasa bersalah, semuanya jadi bagian dari proses adaptasi. Hal terpenting adalah orangtua gak perlu sempurna menjalani semuanya. Anak sebenarnya lebih butuh dukungan emosional dan perhatian kecil yang konsisten.
Setiap keluarga punya caranya sendiri dalam menghadapi rutinitas baru ini. Selama orangtua saling bekerja sama, fase penuh drama ini biasanya akan terasa lebih ringan. Seiring waktu, anak semakin mandiri dan orangtua mulai terbiasa dengan ritme baru. Jadi kalau kamu sedang mengalami drama serupa, tenang saja semua working parents juga merasakan hal sama, kok.