Saat kamu belum menikah mungkin ingin sekali beli rumah dulu. Biar setelah dirimu berumah tangga gak sempat merasakan tinggal di rumah mertua atau orangtuamu. Namun, jika target punya rumah sebelum menikah tidak tercapai, akhirnya mundur menjadi setelahnya saja.
Akan tetapi, ternyata rencana itu kembali tertunda karena pemikiran mending beli rumahnya ketika anak sudah besar. Mungkin saat mereka SMA bahkan kuliah. Dasar pemikirannya, tugasmu membiayai anak sebentar lagi selesai.
Kamu dan pasangan dapat fokus membayar cicilan rumah atau leluasa memakai tabungan buat beli cash. Namun, ada sejumlah kekurangan beli rumah nunggu anak sudah besar. Pikirkan baik-baik bersama pasanganmu untuk menyusun skala prioritas.
