Di era serba harus sempurna, banyak orangtua tanpa sadar membawa standar tinggi ke dalam pola asuh sehari-hari, termasuk soal makanan anak. Mulai dari aturan makan yang ketat hingga keinginan agar anak selalu memilih makanan sehat, semuanya sering dilakukan dengan niat baik. Namun, tekanan ini justru bisa berdampak pada cara anak memandang makanan sejak dini.
Perfeksionisme dalam pengasuhan sering membuat orangtua merasa harus selalu benar dalam setiap keputusan, termasuk saat waktu makan. Situasi ini bisa menciptakan suasana makan yang penuh tekanan, baik bagi orangtua maupun anak. Lalu, bagaimana sebenarnya perfeksionisme ini bisa memengaruhi hubungan anak dengan makanan? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
