ilustrasi parenting anak kecil (pexels.com/Keira Burton)
Jika ada dua hal yang sangat dikuasai anak-anak, mungkin itu adalah rasa penasaran dan belajar. Sisanya anak meminta bantuan ketika mereka membutuhkan. Jadi mengapa orang dewasa merasa perlu untuk ikut campur ketika mereka belum meminta bantuan?
Ya, memang harus diakui bahwa rasanya menyenangkan ketika kita dibutuhkan. Tapi menyaksikan anak-anak belajar dan mengeksplorasi sendiri, akan mengingatkan kita pada pengalaman rasa cemas dan frustrasi kita sendiri ketika mempelajari hal-hal baru.
"Intinya adalah bermain, belajar, menjelajah, menyelesaikan tugas, dan sebagainya, memiliki nilai yang sangat kecil bagi anak-anak jika prosesnya terganggu karena adanya 'solusi cepat'," kata Michael.
"Yang terpenting dalam membantu anak-anak bukanlah menunggu diminta, tetapi juga seberapa banyak bantuan yang kamu tawarkan. Luangkan waktu sejenak untuk menilai apa yang dibutuhkan anakmu dengan bertanya," lanjutnya.
Berikan hanya bantuan minimal yang dibutuhkan anak untuk menyelesaikan suatu tugas. Ruang belajar ini sebagai zona perkembangan proksimal. Hipotesisnya adalah bahwa pembelajaran maksimal terjadi ketika anak hanya menerima bantuan minimal yang diperlukan untuk mencapai tujuannya.