Menghadapi tantrum anak sering menjadi tantangan besar bagi banyak orang tua, terutama di usia balita. Tangisan keras, teriakan, hingga anak yang berguling di lantai kerap membuat orang tua panik, malu, atau ikut terpancing emosi. Tidak sedikit yang akhirnya merespons secara spontan tanpa memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan anak saat tantrum terjadi.
Padahal, cara orang tua menghadapi tantrum anak sangat memengaruhi perkembangan emosional mereka. Respons yang kurang tepat dapat membuat anak semakin sulit mengontrol emosi di kemudian hari. Untuk itu, mari kita cermati lima kesalahan orn=ang tua dalam menghadapi tantrum anak!
