ilustrasi tidur (pexels.com/Polina)
Terakhir, kesalahan working parents yang bikin akhir pekan melelahkan adalah balas dendam tidur setelah seminggu kurang istirahat. Tidur sampai siang pada Sabtu terasa seperti hadiah yang pantas didapat, tapi pergeseran jam tidur yang terlalu jauh dari rutinitas harian justru mengacaukan ritme sirkadian tubuh. Hasilnya, Minggu malam sudah sulit tidur dan Senin pagi dimulai dengan kondisi yang tidak jauh berbeda dari orang yang semalam begadang.
Tubuh manusia bekerja paling baik dengan jadwal tidur yang konsisten bahkan di akhir pekan. Boleh tidur sedikit lebih lama, tapi idealnya tidak lebih dari satu jam dari jam bangun biasanya agar ritme tubuh tidak terlalu terganggu. Working parents yang menjaga konsistensi jam tidur di akhir pekan cenderung merasa lebih segar di awal minggu, bukan karena tidur lebih lama, tapi karena kualitas tidurnya lebih baik dan tubuhnya tidak perlu menyesuaikan ulang ritme dari nol setiap Senin pagi.
Akhir pekan yang memulihkan bukan soal seberapa banyak hal yang berhasil diselesaikan atau seberapa seru aktivitas yang dilakukan bersama keluarga. Tubuh dan otak punya cara kerjanya sendiri dan keduanya butuh kondisi tertentu untuk bisa benar-benar pulih. Mengubah beberapa kebiasaan kecil di akhir pekan jauh lebih berdampak daripada menambah jumlah hari libur yang dipakai dengan cara yang sama.