Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lifespan LED TV dan Cara Merawatnya Agar Lebih Awet
ilustrasi menonton tv (pexels.com/VAZHNIK)
  • LED TV umumnya memiliki masa pakai 5–7 tahun, namun bisa mencapai hingga 13 tahun jika dirawat dengan baik dan tidak digunakan secara berlebihan.
  • Tanda LED TV perlu diganti antara lain layar berkedip, suara terdistorsi, mati mendadak, startup lambat, serta konsumsi daya meningkat yang memengaruhi tagihan listrik.
  • Perawatan penting agar LED TV awet meliputi mengatur kecerahan moderat, menjaga suhu ruangan sejuk, mematikannya secara berkala, membersihkan rutin, serta menghindari aplikasi dan perbaikan sembarangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di zaman sekarang, keberadaan LED TV sudah menjadi barang wajib di setiap rumah. Bahkan, beberapa orang memiliki lebih dari satu LED TV di rumahnya. Televisi menjadi salah satu sumber hiburan keluarga saat ada waktu senggang berkumpul di rumah.

Namun sebagaimana barang elektronik lainnya, LED TV juga memiliki masa pakai atau biasa disebut dengan lifespan. Nah, sebagai tambahan informasi, berikut masa pakai dan bagaimana cara merawat LED TV agar lebih awet, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Berapa lama masa pakai LED TV?

ilustrasi LED TV (pexels.com/www.kaboompics.com)

Dikutip dari laman Techpenny, televisi biasanya bertahan antara 5-7 tahun. Akan tetapi, ini juga sangat bergantung pada pemakaiannya. Jika dirawat dengan baik, barang elektronik ini bisa bertahan hingga 13 tahun. Salah satu cara terbaik untuk merawatnya adalah dengan tidak menaikkan kecerahan layar secara berlebihan dan mematikannya setiap hari (jangan menyala 24 jam).

Sementara itu, dilansir laman Wikihow, disebutkan bahwa masa pakai lampu LED pada kecerahan maksimum atau mendekati maksimum adalah 40.000 hingga 60.000 jam, atau setara 4,5 hingga 6,5 tahun. Karena TV di rumahmu tidak menyala 24 jam sehari, seharusnya masa pakainya akan lebih lama dari itu. Jika televisi jarang dinyalakan, tapi berada pada suhu optimal dan merupakan merk berkualitas, maka itu bisa bertahan hingga 45 tahun, seperti ditulis di Wikihow.

2. Kapan harus mengganti LED TV?

ilustrasi LED TV (pexels.com/Erik Mclean)

Awet tidaknya sebuah LED TV di rumah, tergantung dari bagaimana perawatan dan pemakainnya. Ada televisi yang bisa awet hingga lebih dari lifespan seharusnya, tapi ada juga yang malah cepat rusak.

Dilansir laman Wikihow, ada beberapa ciri yang mengisyaratkan kalau televisimu harus diganti. Berikut beberapa tanda-tandanya yang harus kamu ketahui:

  • Layarnya berkedip-kedip
    Jika layar televisimu sering berkedip, menampilkan warna yang pudar, atau menunjukkan garis horizontal, itu adalah tanda umum bahwa kamu perlu menggantinya.

  • Suaranya terdistorsi
    Jika kamu sering mendengar suara berisik dari speaker tv, kemungkinan ada yang salah dengan televisimu. Beberapa speaker bisa diganti, tapi yang lain tertanam di papan utama tv. Bila kamu tidak bisa memutar suara televisimu melalui stereo, itu berarti sudah saatnya kamu menggantinya.

  • Televisi mati secara acak
    Televisimu bisa mati dengan sendirinya saat sedang asik-asik ditonton, padahal kamu tidak menekan tombol power pada remote? Itu pertanda ada kerusakan pada komponen keras atau lunak. Solusinya, kamu bisa menghubungi produsen televisimu dan menanyakan apakah ada update yang tersedia. Kamu perlu melakukan pembaharuan sistem jika memang ada.

  • Proses startup tertunda
    Apabila televisimu memerlukan waktu lama untuk menyala, mungkin perangkat lunaknya sudah usang. Kamu bisa memerika buku manual untuk melakukan pemeriksaan awal, atau menghubungi prdusen terkait agar melakukan pengecekkan.

  • Tagihan listrik naik
    Televisi yang sudah tua, rusak, dan bermasalah mungkin akan memakan lebih banyak daya untuk berfungsi. Jadi apabila tagihan listrikmu mulai membengkak, coba periksa kondisi televisimu. Jika sudah tua, catu daya bermasalah pada televisi bisa menjadi penyebabnya.

3. Cara memperpanjang lifespan LED TV

ilustrasi LED TV (pexels.com/Vidal Balielo Jr.)

Cepat atau lambat, barang-barang elektronik seperti LED TV juga harus pensiun dan diganti baru. Hanya saja, kamu tetap bisa memaksimalkan umur pemakaiannya dengan melakukan perawatan yang tepat.

Supaya LED TV di rumahmu berumur panjang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti ditulis di laman Wikihow berikut ini, coba lakukan pada televisimu di rumah, dan buktikan apakah lifespan-nya bisa bertambah atau tidak. Berikut tipsnya :

  • Redupkan lampu latar pada layar LED
    Kamu bisa menambah masa pakai sebuah LED TV dengan cara mengurangi kecerahannya. Secara default, mode "Standar" atau hemat energi mungkin aktif, jika tidak aktifkan salah satu mode itu. Setidaknya, pastikan lampu latar televisimu lebih rendah dari mode "Vivid", "Dinamis", dan "Film" dengan masuk ke "Pengaturan gambar lanjutan". Langkah-langkah untuk masuk ke menu ini bisa berbeda dari satu merk televisi ke merek lain.

  • Menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan yang berpotensi merusak televisimu
    Untuk mencegah televisimu terbentur, terpukul, atau jatuh dari penyangganya, pasang televisi pada dinding dan beri pelindung layar. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran di tempat kamu memasang televisi, untuk menghindari kerusakan akibat air.

  • Matikan televisi secara berkala
    Meskipun benda mati yang tak bernyawa, tapi televisi juga butuh istirahat, terlebih jika kamu ingin televisimu berumur panjang. Membiarkan televisi menyala 7/24 akan membebani panel layarnya dan mengurangi lifespan-nya.

  • Jaga suhu ruangan tetap sejuk
    Suhu ruangan yang terlalu tinggi tidak baik buat televisimu karena akan merusak komponen internalnya. Lingkungan sekitar harus cukup sejuk untuk mendinginkan televisi yang memanas saat digunakan.

  • Kecilkan volume
    Televisi dengan suara terlalu keras akan menarik lebih banyak daya dari unit catu daya, yang dapat menyebabkannya menjadi terlalu panas. Speaker internal televisi bisa sangat panas dan meledak, yang berarti kamu mesti membeli televisi baru.

  • Jangan terlalu lama terpaku pada satu layar
    Pada televisi lama, piksel tertentu tetap berada di layar lebih lama dan bisa mengurangi kecerahan piksel tersebut. TV modern menghindari hal ini dengan mode penghemat layar otomatis yang meredupkan layar atau mematikannya ketika kamu meninggalkan televisi lebih dari satu menit.

  • Jangan memasang aplikasi yang gak perlu
    Mungkin kamu ingin memasang banyak aplikasi pada smart tv-mu di rumah. Tanpa disadari, bahwa beberapa aplikasi tersebut mungkin bisa membahayakan televisimu. Jadi, hindari memasang aplikasi apalagi jika itu kurang kompeten dan meragukan demi keamanan televisimu.

  • Bersihkan televisi secara rutin
    Debu yang masuk melalui celah speaker dapat menyebabkan panas berlebihan. Maka dari itu, kamu perlu membersihkannya secara berkala, tanpa menggunakan bahan kimia yang keras. Sebaiknya, gunakan kain mikrofiber kering atau kemoceng elektrostatis untuk membersihkannya.

  • Jangan membuka televisi sembarangan
    Terakhir dan gak kalah penting adalah hindari membuka dan memperbaiki sendiri televisimu yang rusak. Jika memang kamu tidak yakin dapat memperbaikinya, lebih baik serahkan pada ahlinya agar lebih aman.

Berapa lamanya masa pemakaian televisi bisa bergantung pada perawatan dan penggunaannya. Jadi mau semahal apa pun LED TV-mu di rumah, jika tidak digunakan dan dirawat dengan benar akan mudah rusak. Nah, semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Editorial Team