5 Tanda Siap Menjadi Orangtua yang Memunculkan Versi Terbaik Dirimu

Sudah menjadi rahasia umum jika mengasuh anak merupakan hal yang tidak mudah. Anak-anak itu sulit tidur, gelisah saat tumbuh gigi, membuat kamu sebagai orangtua pada akhirnya kekurangan waktu untuk dirimu sendiri. Ini memberikan kesan orangtua akan selalu merasa lelah bahkan rentan sekali stres.
Tanda-tanda ketika kamu menunjukkan sisi terbaik kamu karena menjadi orangtua ini mungkin sering tidak terlihat jelas. Namun, dengan mengetahui apa saja yang pelajaran berharga jadi orangtua yang bisa membuatmu berubah jadi pribadi lebih baik, kamu mungkin bisa belajar lebih menyukuri status tersebut. Apakah selama ini kamu juga terlalu keras pada dirimu? Yuk cari tahu apa saja versi terbaik dari diri kamu yang bisa muncul dengan menjadi orangtua!
1. Kamu menjadi lebih sabar

Pelajaran pertama dari menjadi orangtua yang memunculkan sisi terbaik dirimu adalah soal menjadi sabar. Sebagai orangtua, kamu pasti pernah merasakan masa-masa saat inginnya hanya menangis dan berteriak sekencang-kencangnya. Momen ketikan si kecil ingin minum ASI, sementara cucian piring di atas sink terlihat menumpuk, di waktu bersamaan mertua kamu menelpon memberitahu ingin menghabiskan akhir pekannya di rumahmu. Ya, saat itu terjadi kamu pasti merasa sangat kewalahan.
Namun, kamu justru berhasil melewati semuanya dalam satu waktu. Kamu menarik nafas dalam-dalam, mengatakan bahwa stres yang kamu alami tidak mungkin disalahakan pada si kecil, jadi kamu memilih untuk belajar dan berusaha melakukan apa yang harus dilakukan.
Kamu memilih mengesampingkan perasaan lelah yang kamu rasakan dan justru mencoba membuat perasaan hangat dan aman untuk anak-anak. Bukankah artinya kamu sudah berhasil menakhlukan ego diri sendiri dan menjadi lebih sabar, bukan? Sesuatu yang saat masih lajang dahulu tidak mudah kamu lakukan.
2. Kamu berusaha menjadi teladan yang baik

Sebelum memiliki anak, kamu mungkin lebih sering hanya mementingkan diri sendiri. Kamu tidak masalah menjadi kurang baik, seperti marah-marah saat ada seorang pemotor yang menyela jalanmu di jalan raya. Namun, apakah ketika sudah menjadi orangtua kamu bisa melakukannya? Kamu mungkin akan lebih mempertimbangkan berbagai perilaku kurang baik yang mungkin akan kamu lakukan. Ini karena anak-anak akan menyaksikan itu dan mereka akan dengan mudah mengikuti apa yang kamu lakukan.
Maka dari itu, sebagai orangtua mungkin kamu ingin berubah untuk menjadi orang yang lebih baik. Menjadi lebih ramah dan baik terhadap semua orang, sering menolong dan memberi, atau melakukan berbagai hal baik lainnya demi memberikan contoh atau teladan yang sesuai bagi anak-anakmu.
Hal ini tentu tidak mudah, seperti yang sudah dibahas mengenai kesabaran sebelumnya. Tetapi, pada akhirnya akan membuat merasa bangga sebagai orangtua ketika melihat anak tumbuh menjadi pribadi yang baik seperti apa yang pernah kamu contohkan.
3. Kamu memiliki kemampuan manajemen waktu lebih baik

Tanda lain yang menunjukkan bahwa menjadi orangtua telah memunculkan banyak sisi terbaik dari diri kamu adalah soal manajemen waktu. Kamu mungkin sekarang menjadi seseorang yang tidak lagi terburu-buru saat berusaha menepati janji, tahu kapan janji harusnya dibuat, dan tidak pernah lagi tertinggal. Itu karena secara tidak sadar menjadi orangtua membuatmu lebih belajar mengenai seni mengatur waktu. Sebagaimana kamu mengikuti rutinitas yang harus dilakukan saat merawat anak.
Menjadi ibu mengajarkanmu untuk bersiap ketika akan menyusui anak di pagi hari. Bersiap untuk menyiapkan segala peralatan mandi si kecil di pagi hari. Hingga tidur di waktu-waktu yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Lihat ada banyak hal yang kamu pelajari untuk ditangani, selagi kamu menjaga anak yang membutuhkan perhatian dan waktu kamu. Tidak heran, jika menjadi orangtua membuat saat kamu bersosialisasi dengan orang lain pun menjadi lebih menghargai waktu.
4. Kamu menjadi lebih terorganisir

Selain memiliki kemampuan untuk mengatur waktu yang lebih baik, menjadi orangtua juga bisa membuatmu lebih baik dalam mengorganisir. Kamu jadi lebih baik dalam mempersiapkan segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. Contohnya, menjadi orangtua mengharuskanmu lebih waspada terhadap apa saja yang membuat anak nyaman dan tidak nyaman saat berpergian keluar. Itu karena ketika kamu tidak mengatur persiapan apa pun, akibatnya situasi mungkin akan menjadi bencana.
Untuk itu, ketika akan pergi ke pantai, melakukan perjalanan jauh, kamu pun menjadi seseorang yang lebih rapi, selalu mengatur dan mempersiapkan segala kebutuhan lebih cermat, sehingga kamu selalu siap akan segala kemungkinan terburuk.
Dahulu di keluarga kamu mungkin dikenal sebagai seseoran yang berantakan dan tidak teratur. Namun, bisa jadi menjadi orangtua telah mengubahmu menjadi orang yang lebih rapi dan jauh lebih teratur.
5. Kamu lebih menghargai momen-momen kecil di hidupmu

Sebelum kamu memiliki anak, sangat mudah rasanya untuk jatuh ke dalam kesibukan sehari-hari. Sampai akhirnya kamu memiliki anak, kamu pun akan mulai belajar lebih menghargai berbagai momen berharga di dalam hidupmu. Kamu mempelajari itu semua saat melihat pertumbuhan anakmu. Bagaimana pertama kalinya mereka mengepalkan ibu jari tangan kamu dengan tangan-tangan mungilnya, saat mencium harum rambut anak, kemudian melihat senyuman lebar wajah anak tersebut dari layar.
Ketika kamu menjadi orangtua, kamu menyadari bahwa kamu bahkan tidak terlalu peduli lagi pada hal-hal besar dan mewah. Sebaliknya, kamu menyadari betapa berharganya momen-momen sederhana yang terlewati bersama anak.
Kamu jadi memahami bahwa hidup berjalan begitu cepat dan alangkah baiknya untuk lebih menikmati setiap waktu atau momen itu secara perlahan. Sekali lagi, menjadi orangtua memang tidak pernah mudah. Namun, jalanilah dengan bersyukur karena suatu saat kamu akan menyadari ada banyak hikmah yang justru bisa kamu petik.
Ada kalanya anak-anak membuatmu ingin berteriak lelah, kamu berpikir mungkin awalnya kamulah yang akan mengajari banyak hal di dunia. Tetapi faktanya, anak-anak justru juga memberi kamu pelajaran untuk kamu berubah menjadi versi terbaik, tangguh, hingga bertanggung jawab.