Banyak orang langsung mundur saat melihat label harga yang tinggi pada sebuah barang. Mahal sering diasosiasikan dengan boros, padahal belum tentu begitu jika dilihat dari jangka panjang. Kebiasaan membeli barang murah tapi cepat rusak justru bisa menguras uang tanpa disadari. Di sinilah konsep frugal living mulai relevan untuk dipahami secara lebih utuh.
Hidup hemat bukan berarti selalu memilih yang paling murah, melainkan yang paling masuk akal. Frugal living mengajak kamu lebih sadar dalam mengambil keputusan finansial, terutama saat berbelanja. Fokusnya bukan pada harga di awal, tapi pada nilai dan daya guna barang tersebut. Yuk simak lima alasan kenapa membeli barang berkualitas bisa jadi bentuk belanja cerdas.
