Banyak orang terbiasa membawa pulang masalah yang sebenarnya bukan miliknya. Obrolan singkat di kantor, chat tengah malam dari teman, sampai ekspresi murung seseorang bisa terus berputar di kepala. Tanpa sadar, menjaga ketenangan jiwa terasa makin sulit karena pikiran selalu sibuk memikirkan orang lain.
Rasa peduli memang berharga, tetapi gak semua beban harus ikut kamu pikul. Ada titik ketika perhatian berubah menjadi kelelahan emosional yang pelan-pelan menguras energi. Berikut ini lima emotional boundaries yang penting kamu miliki supaya hati tetap punya ruang untuk bernapas.
