Membangun kebiasaan baru sering terdengar sederhana, tapi praktiknya jauh lebih rumit dari yang dibayangkan. Banyak orang sudah punya niat kuat, tapi tetap gagal konsisten setelah beberapa hari. Masalahnya bukan di kemauan, melainkan pada cara menanamkan kebiasaan itu ke rutinitas harian. Di sinilah teknik habit stacking jadi pendekatan yang lebih masuk akal dan manusiawi.
Alih-alih memaksa diri berubah drastis, teknik ini mengajak kamu menempelkan kebiasaan baru pada kebiasaan lama yang sudah otomatis. Cara ini memanfaatkan pola perilaku yang sudah tertanam, sehingga otak gak merasa sedang dipaksa. Pendekatan ini terbukti efektif untuk membangun disiplin tanpa tekanan berlebih. Berikut lima cara membangun kebiasaan baru dengan teknik habit stacking agar perubahan terasa lebih realistis.
