Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Mengecat Eksterior Rumah

5 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Mengecat Eksterior Rumah
ilustrasi warna kuning (pexels.com/Gustavo Fring)

Warna cat yang tepat bisa meningkatkan nilai estetika, membuat rumah terlihat lebih segar, sekaligus memberikan perlindungan dari cuaca.

Namun, jika dilakukan dengan asal-asalan, hasilnya bisa jauh dari harapan. Mulai dari warna yang tak rata, cat cepat mengelupas, atau bahkan gak tahan lama. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum kamu mulai mengecat eksterior rumah. Berikut ini lima hal yang wajib dipersiapkan sebelum mengecat eksterior rumah!

1. Pilih jenis cat yang sesuai dengan cuaca dan lingkungan

ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Afta Putta Gunawan)
ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Afta Putta Gunawan)

Bagian eksterior rumah akan terpapar langsung oleh sinar matahari, hujan, debu, dan perubahan suhu yang ekstrem. Karena itu, memilih jenis cat yang sesuai dengan kondisi lingkungan sangatlah penting. Untuk daerah panas dan sering terkena sinar matahari, gunakan cat dengan formula tahan UV agar warna gak cepat pudar.

Sedangkan, untuk daerah dengan curah hujan tinggi, pilih cat yang memiliki daya tahan tinggi terhadap air dan jamur. Jika tinggal di area perkotaan dengan tingkat polusi tinggi, gunakan cat anti noda yang mudah dibersihkan. Selain itu, pertimbangkan juga apakah ingin menggunakan cat berbasis air atau berbasis minyak. Pastikan cat yang dipilih memiliki daya rekat tinggi dan fleksibel agar tak mudah retak.

2. Perhatikan kualitas dan ketahanan cat

ilustrasi cat (pexels.com/ La Miko)
ilustrasi cat (pexels.com/ La Miko)

Jangan tergoda memilih cat hanya karena harganya murah, ya! Cat yang berkualitas rendah biasanya memiliki pigmen warna yang kurang kuat, mudah luntur, atau cepat mengelupas dalam waktu singkat. Hal ini akan mengakibatkan kamu harus mengecat ulang dalam waktu yang singkat. Pastikan kamu memilih cat yang memiliki label weatherproof atau exterior grade.

Hal ini berarti cat sudah dirancang khusus untuk ketahanan terhadap cuaca. Selain itu, periksa juga apakah cat memiliki fitur tambahan seperti anti jamur, anti pudar, atau lapisan pelindung ekstra untuk mencegah pertumbuhan lumut dan alga. Gunakan pula cat dari merek yang sudah terpercaya dan memiliki ulasan positif dari pengguna lain, ya!

3. Pastikan permukaan dinding bersih dan kering

ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Malte Luk)
ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Malte Luk)

Hasil pengecatan akan jauh lebih maksimal jika permukaan dinding dalam kondisi bersih dan kering tentunya. Jika kamu langsung mengecat di atas permukaan yang kotor atau lembap, cat gak akan menempel dengan baik dan lebih mudah mengelupas. Jadi, sebelum mengecat bersihkan dinding dari debu, jamur, atau noda minyak menggunakan sabun dan air.

Jika ada cat lama yang mengelupas, kelupas terlebih dahulu menggunakan scraper atau amplas agar permukaan lebih rata. Pastikan dinding benar-benar kering sebelum mulai mengecat, terutama jika sebelumnya terkena hujan atau lembap. Jika dinding memiliki retakan atau lubang, tambal terlebih dahulu dengan plamir sebelum mengecat agar hasilnya halus.

4. Pilih warna yang sesuai dengan konsep rumah

ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Ivan Samkov)
ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Ivan Samkov)

Pemilihan warna eksterior rumah bisa memengaruhi tampilan secara keseluruhan. Sesuaikan warna dengan gaya arsitektur rumah. Misalnya, rumah minimalis cenderung cocok dengan warna netral seperti putih, abu-abu, atau beige. Sementara rumah klasik bisa menggunakan warna-warna elegan seperti krem atau biru navy.

Harmonisasikan pula dengan lingkungan sekitar. Perhatikan warna rumah tetangga agar tak terlalu kontras, tapi tetap menonjol dengan cara yang elegan. Gunakan warna yang bisa meningkatkan kesan luas pada rumah. Warna terang cenderung memberikan kesan lebih luas dan cerah, sedangkan warna gelap memberikan kesan elegan tapi bisa membuat rumah terlihat lebih kecil, lho!

5. Gunakan teknik pengecatan yang tepat

ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Blue Bird)
ilustrasi mengecat dinding (pexels.com/Blue Bird)

Teknik pengecatan yang benar juga tak kalah penting, karena bisa membuat warna lebih tahan lama dan hasilnya lebih rapi. Gunakan cat dasar sebelum mengecat, untuk meningkatkan daya rekat dan mencegah warna asli dinding yang mengganggu hasil akhir. Kamu bisa pakai kuas atau roller yang sesuai. Untuk permukaan kasar, gunakan kuas berbulu panjang, sedangkan untuk permukaan halus bisa gunakan roller agar lebih merata.

Aplikasikan cat dalam beberapa lapisan tipis daripada satu lapisan tebal agar cat lebih cepat kering dan tak mudah mengelupas. Hindari mengecat saat cuaca terlalu panas atau hujan. Sebab, cuaca ekstrem bisa membuat cat lebih sulit kering dengan baik. Mulailah mengecat dari bagian atas dinding dan turun ke bawah agar cat gak menetes ke area yang sudah selesai dicat.

Persiapan yang matang sebelum mengecat eskterior rumah itu sangat penting. Selain akan menghemat waktu, dan tenaga, juga biaya dalam jangka panjang. Jadi, sebelum mulai mengecat, pastikan kamu memperhatikan lima hal di atas agar hasilnya tak hanya indah, tapi juga bertahan lebih lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sire
EditorSire
Follow Us