- Ranting pohon kering atau kawat tebal sebagai batang utama
- Kertas krep, kain flanel, atau bunga plastik kecil berwarna merah, pink, atau putih
- Lem tembak atau lem serbaguna
- Vas atau pot kecil
- Batu hias atau pasir untuk pemberat
- Gunting dan tang kecil (jika memakai kawat)
5 Ide DIY Replika Pohon Mei Hwa untuk Dekorasi Imlek, Simbol Harapan!

Pohon mei hwa atau bunga plum selalu jadi ikon wajib saat Imlek tiba. Bunganya yang mekar di tengah dinginnya musim melambangkan keteguhan, keberanian, dan awal yang baru. Tak heran jika dekorasi ini sering hadir di rumah, toko, hingga tempat ibadah saat menyambut Tahun Baru Cina.
Sayangnya, pohon mei hwa asli tidak mudah ditemukan dan dirawat. Namun, gak perlu khawatir, kamu tetap bisa menghadirkan makna dan keindahannya lewat replika pohon mei hwa buatanmu sendiri. Selain lebih hemat, dekorasi ini juga bisa disesuaikan dengan konsep rumah kamu. Berikut lima ide membuat DIY replika pohon mei hwa untuk dekorasi Imlek.
1. Siapkan bahan yang mudah ditemukan

Sebelum mulai, pastikan semua bahan sudah siap agar proses pembuatan lebih rapi dan efisien. Kamu tidak perlu bahan mahal, cukup yang sederhana tapi bisa dibentuk dengan mudah. Replika pohon mei hwa bisa kamu buat sendiri dengan lebih kreatif dan elegan sesuai dekorasi rumah kamu.
Membuat pohon imlek juga bisa kamu kreasikan dengan pohon kering di halaman rumah untuk dekorasi eksterior atau interior. Dengan sedikit sentuhan kreatif, kamu bisa ciptakan pohon imlek unik yang beda dari lainnya.
Beberapa bahan yang bisa kamu gunakan antara lain:
2. Bentuk kerangka pohon mei hwa

Langkah pertama adalah membuat kerangka pohon. Jika menggunakan ranting asli, pilih yang bercabang alami agar terlihat lebih realistis. Bersihkan ranting dari debu dan pastikan kering sempurna.
Kamu bisa gunakan ranting pohon kering atau akar kayu bakau yang sudah kering/mati sebagai penopang pohon Mei Hwa. Sesuaikan dengan ukuran yang kamu inginkan.
Jika memakai kawat, kamu bisa membentuknya menyerupai cabang pohon dengan memelintir beberapa kawat menjadi satu batang besar, lalu memisahkannya ke bagian atas. Jangan terlalu simetris, karena bentuk alami justru membuat pohon terlihat hidup dan artistik.
Setelah itu, tancapkan batang pohon ke dalam pot dari kaleng atau keramik. Lalu beri batu atau pasir agar berdiri kokoh, jika perlu cor dengan sedikit semen pada bagian pot.
3. Buat dan pasang bunga mei hwa dari bahan DIY

Bunga mei hwa identik dengan lima kelopak, jadi kamu bisa memotong kertas krep atau kain flanel membentuk bunga sederhana. Tambahkan titik kecil berwarna kuning di tengah bunga untuk menyerupai benang sari. Tempelkan bunga satu per satu ke cabang pohon menggunakan lem tembak.
Mulailah dari cabang kecil lalu lanjut ke cabang utama agar penempatan bunga terlihat seimbang. Kamu bisa menambahkan beberapa kuncup bunga untuk kesan pohon yang sedang mekar. Semakin tidak beraturan penempatannya, semakin alami hasil akhirnya.
Selain menggunakan kain flannel, kamu juga bisa menggantinya dengan kertas tisu, kertas krep atau origami. Origami dan kreasi kertas selalu jadi solusi DIY yang praktis. Kamu bisa melipat kertas warna merah atau pink menjadi bentuk bunga mei hwa sederhana, lalu tempelkan pada ranting atau cabang buatan. Variasikan ukuran bunga agar tampilannya lebih hidup.
Jika kamu ingin variasi yang lebih hemat dan eco friendly, bunga mei hwa dari sedotan adalah pilihan yang tepat. Kamu bisa pilih warna yang identik dengan imlek seperti merah, pink, putih atau kuning. Warna-warna ini mempunyai makna tersendiri yang menyimbolkan semangat, harapan baru, keberuntungan dan kekayaan.
4. Tambahkan ornamen khas imlek

Agar nuansa Imlek semakin kuat, kamu bisa menambahkan ornamen pendukung. Angpao mini, koin Cina, lampion kecil, atau gantungan kaligrafi keberuntungan bisa jadi pilihan. Pasang ornamen secukupnya agar tidak mengalahkan keindahan bunga mei hwa itu sendiri. Fokuskan di beberapa cabang utama supaya tampilannya tetap elegan dan tidak berlebihan.
Kalau kamu suka tampilan elegan, gunakan kawat sebagai batang dan cabang, lalu hias dengan manik-manik merah atau pink sebagai bunga mei hwa. Bentuk kawat bisa kamu atur sesuai selera, mulai dari yang ramping sampai bercabang banyak. Kilauan manik-manik memberi sentuhan mewah yang pas dengan suasana Imlek. Selain cantik, replika ini melambangkan harapan yang berkilau dan rezeki yang terus mengalir.
5. Rapikan dan sesuaikan dengan area dekorasi

Langkah terakhir adalah merapikan keseluruhan tampilan pohon. Pastikan tidak ada sisa lem yang terlihat dan posisi cabang sudah sesuai. Kamu juga bisa menyemprotkan sedikit glitter atau cat semprot bening agar bunga tampak lebih berkilau.
Untuk tampilan yang lebih modern, kamu bisa menambahkan lampu LED pada sekeliling pohon mei hwa atau tambahkan pita merah sebagai simbol pembawa keberuntungan. Letakkan replika pohon mei hwa di area strategis seperti ruang tamu, meja altar, sudut rumah, atau dekat pintu masuk. Selain mempercantik ruangan, pohon ini dipercaya membawa energi positif sepanjang perayaan Imlek.
Lewat lima ide DIY replika pohon mei hwa di atas, kamu bisa menghadirkan dekorasi Imlek yang bukan cuma cantik secara visual, tapi juga kaya makna. Setiap bunga yang kamu buat merepresentasikan harapan baru, keteguhan hati, dan doa baik untuk tahun yang akan datang. Proses membuatnya pun bisa jadi momen refleksi, sekaligus cara sederhana untuk menyambut Imlek dengan perasaan lebih hangat dan personal.
Pada akhirnya, dekorasi terbaik bukan soal seberapa mahal atau mewah hasilnya, melainkan cerita dan niat baik di baliknya. Dengan replika pohon Mei Hwa buatan sendiri, kamu turut menanam simbol optimisme di dalam rumah, sebuah pengingat bahwa di tengah perubahan dan tantangan, selalu ada harapan yang siap mekar di tahun baru Imlek.


















