Selama ini, work-life balance sering terdengar seperti konsep ideal yang sulit diwujudkan, terutama saat tuntutan kerja terus menumpuk. Namun, Ramadan justru menghadirkan ritme hidup yang berbeda. Jam makan berubah, aktivitas malam bertambah, dan secara alami kita dipaksa untuk lebih sadar pada batas tubuh serta waktu.
Tanpa disadari, perubahan ritme ini membuka peluang untuk membangun kebiasaan work-life balance yang selama ini tertunda. Bukan karena waktu tiba-tiba bertambah, melainkan karena kita belajar memperlambat langkah dan menata ulang prioritas. Jika disikapi dengan tepat, Ramadan bisa menjadi titik awal pola hidup yang lebih seimbang. Apa saja kebiasaan work-life balance yang lebih mudah dibangun saat Ramadan? Simak selengkapnya berikut ini!
