Sering kali masalah terbesar dalam hidup bukan datang dari orang lain, tapi dari dialog sunyi di kepala sendiri. Kita terbiasa merapikan realitas agar terasa lebih aman secara emosi. Tanpa sadar, mekanisme pertahanan diri bekerja untuk melindungi kita dari rasa kecewa atau takut. Sayangnya, perlindungan ini justru kerap menghambat pertumbuhan diri.
Kita bilang pada diri sendiri bahwa semuanya baik-baik saja, padahal ada emosi yang belum selesai. Kita menghindari kejujuran karena takut menghadapi kenyataan yang tidak nyaman. Sikap ini manusiawi, tapi jika terus dipelihara, bisa membuat kita jalan di tempat. Berikut lima kebohongan paling umum yang sering kita ucapkan pada diri sendiri.
