Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan yang sulit dilupakan, entah dalam hubungan, pekerjaan, atau keputusan hidup. Luka dari masa lalu sering kali gak besar, tapi cukup membekas dan pelan-pelan menggerogoti rasa percaya diri. Tanpa disadari, beban itu membuat kita terus menyalahkan diri sendiri dan sulit merasa tenang. Padahal, proses healing sering kali justru dimulai dari keberanian untuk memaafkan diri sendiri.
Berdamai dengan masa lalu bukan berarti melupakan semua kejadian buruk atau menganggapnya sepele. Ini soal menerima bahwa kamu pernah jatuh, belajar, dan tetap layak melanjutkan hidup tanpa rasa bersalah berlebihan. Banyak orang ingin sembuh, tapi terjebak pada penyesalan yang terus dipelihara. Berikut lima langkah sederhana yang bisa membantumu perlahan melepaskan trauma ringan dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri.
