Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perempuan bekerja
ilustrasi perempuan bekerja (freepik.com/tirachardz)

Intinya sih...

  • Tentukan waktu fokus yang masuk akal, mulai dari 30-60 menit tanpa gangguan untuk membangun konsentrasi secara perlahan.

  • Hentikan notifikasi sebelum pekerjaan dimulai dengan mode senyap atau do not disturb agar pikiran tidak lagi siaga menunggu interupsi.

  • Kerjakan satu prioritas dalam satu waktu untuk membantu otak bekerja lebih jernih dan terarah serta mengurangi stres karena pekerjaan terasa lebih terkendali.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekerja di tengah banjir notifikasi sering terasa menguras energi. Baru beberapa menit fokus, ponsel sudah bergetar karena pesan, email, atau pembaruan aplikasi. Konsentrasi yang sempat terbentuk langsung terpecah tanpa disadari. Kondisi ini bikin banyak orang merasa sibuk, tapi hasil kerja tetap terasa minim.

Gangguan kecil yang datang terus-menerus membuat otak sulit masuk ke mode kerja mendalam. Perhatian terpecah, waktu habis, dan pekerjaan terasa tidak kunjung selesai. Padahal, kemampuan fokus adalah fondasi penting dalam dunia kerja saat ini. Yuk simak lima langkah sederhana yang bisa membantu kamu menerapkan deep work dan mengurangi distorsi saat bekerja.

1. Tentukan waktu fokus yang masuk akal

ilustrasi perempuan (freepik.com/freepik)

Menerapkan deep work tidak berarti memaksa diri fokus berjam-jam. Mulailah dari durasi yang realistis, misalnya 30 hingga 60 menit tanpa gangguan. Rentang waktu ini membantu otak beradaptasi tanpa tekanan berlebihan. Membangun konsentrasi secara perlahan justru membuat fokus lebih mudah dipertahankan.

Dengan batas waktu yang jelas, kamu membangun komitmen terhadap sesi kerja tersebut. Otak pun belajar mengenali momen kapan harus bekerja serius. Kebiasaan ini membantu meningkatkan konsistensi tanpa membuat cepat lelah. Fokus yang terlatih perlahan berdampak pada kualitas hasil kerja.

2. Hentikan notifikasi sebelum pekerjaan dimulai

ilustrasi mematikan notifikasi handphone (freepik.com/benzoix)

Notifikasi ponsel adalah sumber gangguan paling umum saat bekerja. Sebelum memulai sesi fokus, aktifkan mode senyap atau do not disturb. Jika memungkinkan, letakkan ponsel di luar jangkauan pandang. Langkah ini krusial dalam menjalankan metode deep work.

Ketika notifikasi berhenti, pikiran tidak lagi siaga menunggu interupsi. Perhatian bisa diarahkan sepenuhnya pada satu tugas. Cara fokus kerja ini terlihat sederhana, tapi dampaknya signifikan. Ruang berpikir yang tenang membuat proses kerja lebih efisien.

3. Kerjakan satu prioritas dalam satu waktu

ilustrasi wanita bekerja (freepik.com/freepik)

Multitasking sering dianggap produktif, padahal justru memecah fokus. Pilih satu tugas penting dan selesaikan sebelum beralih ke pekerjaan lain. Fokus tunggal membantu otak bekerja lebih jernih dan terarah. Cara ini membantu kamu menyelesaikan tugas lebih cepat dan dengan hasil yang lebih rapi.

Dengan satu tujuan yang jelas, gangguan lebih mudah dikenali dan diabaikan. Kamu tidak lagi lompat dari satu tugas ke tugas lain tanpa arah. Pola kerja ini juga membantu mengurangi stres karena pekerjaan terasa lebih terkendali. Produktivitas pun meningkat tanpa harus menambah jam kerja.

4. Bangun ritual kecil sebelum mulai fokus

ilustrasi perempuan menyiapkan kopi (freepik.com/freepik)

Ritual sederhana bisa menjadi penanda transisi menuju mode kerja mendalam. Misalnya dengan merapikan meja, menyiapkan minum, atau menarik napas sejenak. Kebiasaan ini memberi sinyal pada otak bahwa waktunya bekerja dengan fokus penuh. Cara ini membantu membangun konsistensi harian.

Ritual membuat proses masuk ke sesi fokus terasa lebih mulus. Pikiran tidak lagi kaget saat harus berkonsentrasi. Gangguan dari luar pun terasa lebih mudah diabaikan. Deep work perlahan berubah dari tantangan menjadi rutinitas kerja.

5. Nilai hasil kerja, bukan lamanya waktu duduk

ilustrasi perempuan membaca dokumen (freepik.com/freepik)

Banyak orang terjebak mengukur produktivitas dari durasi bekerja. Padahal, yang lebih penting adalah apa yang berhasil diselesaikan. Evaluasi hasil dari setiap sesi fokus membantu kamu melihat dampak nyata kerja mendalam. Pendekatan ini lebih relevan dalam dunia kerja modern.

Dengan fokus pada output, motivasi bekerja pun meningkat. Kamu melihat langsung manfaat dari bekerja tanpa gangguan. Cara ini membantu kamu untuk menjaga kebiasaan deep work tetap berkelanjutan. Distorsi kecil tidak lagi terasa penting dibanding kepuasan hasil kerja.

Sulit fokus karena notifikasi memang menjadi tantangan nyata saat ini. Namun, langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten bisa mengembalikan kendali atas perhatianmu. Saat fokus terjaga, pekerjaan terasa lebih efisien dan bermakna. Yuk, mulai terapkan deep work agar produktivitas meningkat dan gangguan kerja makin berkurang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team