Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi menolak kritikan
ilustrasi menolak kritikan (unsplash.com/Getty Images)

Intinya sih...

  • ENTJ sering sulit menerima kritik karena percaya pada penilaiannya sendiri dan mempertahankan argumennya hingga akhir.

  • INTJ merasa proses berpikirnya diremehkan saat dikritik dan sulit menerima kritik tanpa alasan jelas.

  • ESTJ melihat kritik sebagai gangguan terhadap keteraturan, merasa caranya paling praktis, dan sulit menerima perubahan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam keseharian, perbedaan pendapat sering muncul tanpa bisa dihindari. Namun, cara setiap orang menyikapinya jelas berbeda. Ada yang terbuka mendengar masukan, ada pula yang langsung defensif saat pendapatnya dipertanyakan.

Dalam MBTI, ada beberapa tipe kepribadian yang dikenal punya keyakinan kuat terhadap pemikirannya. Sikap ini sering membuat mereka terlihat sulit menerima kritik, apalagi jika disampaikan secara frontal. Yuk simak! Ini lima MBTI yang sering merasa paling benar dalam situasi tertentu.

1. ENTJ

ilustrasi berdebat dengan rekan kerja (unsplash.com/Sebastian Herrmann)

ENTJ terbiasa berpikir strategis dan tegas dalam mengambil keputusan. Karena sering mengandalkan logika dan pengalaman, mereka percaya pada penilaiannya sendiri. Kritik yang dianggap kurang relevan bisa langsung ditolak.

Dalam diskusi, ENTJ akan mempertahankan argumennya sampai akhir. Mereka merasa sudut pandangnya sudah melalui pertimbangan matang. Akibatnya, masukan dari orang lain kerap dianggap kurang penting.

2. INTJ

ilustrasi adu argumen (unsplash.com/Andrej Lišakov)

INTJ dikenal memiliki pemikiran yang terstruktur dan mendalam. Mereka biasanya sudah memikirkan banyak kemungkinan sebelum berbicara. Saat dikritik, mereka merasa proses berpikirnya diremehkan.

INTJ sulit menerima kritik yang tidak disertai alasan jelas. Mereka lebih menghargai data dan logika dibanding opini semata. Tanpa itu, kritik cenderung diabaikan.

3. ESTJ

ilustrasi menolak kritikan (unsplash.com/Getty Images)

ESTJ terbiasa memegang kendali dan mengikuti aturan yang jelas. Mereka percaya pada sistem yang sudah terbukti berjalan efektif. Ketika ada kritik, mereka melihatnya sebagai gangguan terhadap keteraturan.

Dalam banyak situasi, ESTJ merasa caranya paling praktis. Mereka menganggap perubahan tidak selalu dibutuhkan. Sikap ini membuat mereka terlihat kaku saat menerima masukan.

4. ISTJ

ilustrasi dikritik atasan (unsplash.com/Jametlene Reskp)

ISTJ sangat menghargai konsistensi dan tanggung jawab. Mereka percaya pada pengalaman dan prosedur yang sudah dijalani. Kritik sering dianggap sebagai keraguan terhadap komitmen mereka.

ISTJ cenderung bertahan pada cara yang sudah familiar. Mereka sulit menerima saran yang terasa terlalu spekulatif. Akibatnya, masukan baru sering ditanggapi dengan sikap dingin.

5. ENTP

ilustrasi kena kritik (unsplash.com/Getty Images)

ENTP senang beradu argumen dan mempertahankan ide. Mereka percaya pada kemampuan berpikir cepat dan improvisasi. Kritik sering dianggap sebagai tantangan, bukan masukan.

Dalam diskusi, ENTP jarang langsung mengalah. Mereka menikmati perdebatan dan merasa pendapatnya layak dipertahankan. Hal ini membuat mereka terlihat keras kepala.

Merasa paling benar sering berawal dari keyakinan diri yang kuat. Setiap MBTI punya alasan di balik sikapnya saat menerima kritik. Dengan komunikasi yang tepat, perbedaan sudut pandang bisa berubah jadi ruang belajar bersama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team