Siap tidak siap, kamu pasti berhadapan dengan situasi tidak bersahabat. Bisa jadi permasalahan datang silih berganti, atau kecewa karena ekspektasi sangat jauh dari realita. Berhadapan dengan situasi demikian, timbul sikap pasrah pada keadaan. Kamu tidak mau berjuang lebih jauh lagi, cukup sampai di sini saja karena sudah merasa tidak sanggup.
Sayangnya, kita belum cukup cermat membedakan antara sikap pasrah dan menyerah. Terkadang menganggap putus asa sebagai bagian dari sikap pasrah. Pemahaman seperti ini tentu harus diluruskan. Berikut perbedaan pasrah dan menyerah, jangan pernah disamakan lagi!