Dalam pertemanan, memberi dan menerima seharusnya berjalan seimbang. Namun, tidak jarang seseorang tanpa sadar berada di posisi yang lebih banyak memberi, baik secara waktu, perhatian, maupun energi emosional. Awalnya terasa wajar karena dilandasi niat baik, tetapi lama-kelamaan kondisi ini bisa menimbulkan kelelahan yang tidak disadari.
Memberi dalam pertemanan bukanlah hal yang salah. Akan tetapi, ketika pemberian tersebut tidak diimbangi dengan perhatian atau dukungan yang setara, hubungan bisa terasa timpang. Mengenali tanda-tandanya menjadi langkah awal untuk memahami dinamika pertemanan dan menjaga kesehatan emosional diri sendiri. Simak tanda-tandanya berikut ini, yuk!
