Ramadan sering kali jadi momen yang penuh refleksi, tapi juga penuh pemicu emosi. Jadwal berubah, energi terasa mandek, dan urusan kerja tetap jalan seperti biasa. Belum lagi drama sirkel, deadline yang mepet, atau rasa tertinggal saat melihat orang lain terlihat lebih produktif. Di tengah semua itu, menjaga inner peace selama Ramadan terasa seperti tantangan tersendiri.
Sebenarnya, ketenangan hati puasa bukan soal hidup tanpa masalah. Justru ini tentang bagaimana kamu merespons situasi yang gak selalu ideal. Banyak orang merasa stagnan secara emosi karena ekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri. Nah, kalau kamu penasaran apakah sudah mencapai tanda jiwa sehat Ramadan, cek lima tanda berikut ini.
