Lebaran dan bagi-bagi uang sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat di tanah air. Bukan hanya pekerja yang memperoleh THR atau tunjangan hari raya dari kantor. Anak-anak pun mendapatkan salam tempel dari saudara yang jauh lebih tua serta tetangga.
Kamu selama ini termasuk yang rutin kasih amplop Lebaran untuk saudara-saudara sampai anak-anak tetangga. Namun, kebiasaan ini gak harus selamanya berjalan. Jangan merasa tersandera oleh tradisi tersebut.
Apalagi ketika kondisi keuanganmu kurang baik. Gak usah memaksakan tradisi kalau terlalu memberatkammu. Segera akhiri overthinking-mu soal itu. Bukan berarti kamu menjadi pelit, kok. Juga tidak selalu tunggu dirimu bokek baru berhenti bagi-bagi amplok Lebaran. Ikuti tipsnya supaya tak ada rasa malu.
