Tanpa disadari, banyak orang sering memberi label pada diri sendiri, seperti merasa “gak cukup pintar”, “selalu gagal”, atau “memang gak berbakat”. Pola pikir ini dikenal sebagai self-labeling, yaitu kecenderungan menilai diri dengan label tertentu yang akhirnya membatasi potensi. Ketika label tersebut terus diulang, pikiran akan menganggapnya sebagai kebenaran, padahal belum tentu sesuai dengan realitas.
Masalahnya, self-labeling bisa menghambat perkembangan diri dan menurunkan kepercayaan diri secara perlahan. Label negatif membuat seseorang enggan mencoba hal baru karena sudah merasa kalah sebelum memulai. Yuk mulai sadari pola ini dan ubah cara memandang diri agar hidup terasa lebih ringan dan berkembang ke arah yang lebih positif!
