Sering kali kita baru merasa layak diapresiasi saat berhasil mencapai target besar. Padahal, di balik pencapaian itu ada proses panjang yang diisi oleh langkah-langkah kecil yang jarang disadari. Kebiasaan mengabaikan progres justru membuat diri cepat lelah dan merasa gak pernah cukup. Tanpa sadar, kamu jadi terus menunda rasa bangga pada diri sendiri.
Menghargai pencapaian kecil bukan berarti cepat puas atau berhenti berkembang. Justru dari sanalah kepercayaan diri dibangun secara perlahan dan stabil. Saat kamu belajar mengakui usaha diri sendiri, motivasi pun tumbuh lebih sehat. Lewat lima alasan ini, kamu akan sadar bahwa pencapaian kecil adalah pondasi penting untuk mencintai diri sendiri.
