TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Wajar Kok, 5 Alasan Prioritasmu Berubah Seriring Berjalannya Waktu

Prioritasmu pasti berubah namun jangan dengan semangatmu!

pexels.com/Polina Zimmerman

Memiliki prioritas sangat penting ketika menyelesaikan sebuah pekerjaan. Dengan skala prioritas kita bisa menyelesaikannya seefektif dan seefisien mungkin. Sudah terbukti banyaknya kesibukan yang dimiliki bisa terselesaikan dengan menentukan prioritas mana yang didahulukan.

Namun tahukah kamu jika beberapa momen penting dalam hidup sering membuat kita mengubah prioritas kita sebelumnya. Sebagai contoh baik laki-laki maupun perempuan akan mengubah prioritas mereka setelah menikah, terutama ketika sudah memiliki anak. Perubahan prioritas sangatlah wajar kita lakukan. Berikut ini terdapat 5 alasan kenapa prioritasmu akan terus berubah seiring berjalannya waktu.

1. Perubahan pola pikir yang lebih dewasa

Pexels/Andrea Piacquadio

Usia yang semakin matang menuntut kita untuk memiliki pola pikir yang lebih dewasa. Seiring berjalannya waktu pola pikir kita akan lebih sistematis dan logis. Kita akan dituntut untuk menyelesaikan mana yang benar-benar kita butuhkan dan membawa dampak positif dalam hidup kita. Mungkin kita akan mengubah prioritas dari yang sebelumnya senang kumpul dengan teman menjadi lebih mementingkan keluarga. Atau kita menunda untuk membeli barang-barang pribadi untuk barang-barang bersama. Perubahan pola pikir sangat mempengaruhi tentang apa yang harus kita dahulukan.

2. Tuntutan kehidupan

Pexels/Andrea Piacquadio

Momen-momen penting dalam hidup menuntut kita untuk berubah. Setelah kuliah kita akan bekerja, dan merencanakan untuk menikah. Setelah menikah kita akan merencanakan mempunyai anak dan menyiapkan tabungan. Tuntutan hidup kita akan berubah seiring capaian yang kita peroleh.

Jika saat masih bekerja kita lebih sering menyenangkan diri sendiri, setelah menikah waktu kita akan dibagi dengan kekasih. Jika sebelumnya sepulang kerja lebih memilih bermain hingga larut malam, sekarang lebih mengutamakan pulang bertemu dengan orang-orang terdekat. Tuntutan hidup yang semakin banyak membuat kita lebih mementingkan apa yang harus dilakukan, agar orang-orang yang berada di dekat kita lebih bahagia.

Baca Juga: 6 Motivasi yang Wajib Kamu Hindari Kalau Mau Kuliah ke Luar Negeri

3. Orang lain mempengaruhi kita

Pexels/Bharat Kumar

Keluarga, sahabat, saudara, atau pasangan akan mempengaruhi banyak hal tentang apa yang harus kita prioritaskan. Orang lain sering memberikan cerita yang bisa membuat kita mengubah prioritas yang sebelumnya. Cerita mereka seringkali membuat kita sadar dan tidak terbutakan dengan jalan yang semu, yang akhirnya kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, tidak jarang pertemuan dengan banyak orang juga membuka sudut pandang kita soal kehidupan. Secara tidak langsung orang lain bisa mempengaruhi apa yang harus kita prioritaskan, bukan semata-mata kesenangan diri sendiri.

4. Impian setiap orang tidak akan pernah selesai

Pexels/fauxels

Ketika kita telah berhasil meraih apa yang kita inginkan, akan ada rasa untuk mencoba sesuatu yang lebih menantang. Perasaan ini wajar karena kita tidak pernah berhenti untuk bermimpi. Setiap satu keberhasilan selesai, kita akan mencoba tantangan baru dan seterusnya. Semakin banyak impian yang berhasil kamu raih, semakin sering kamu mengubah prioritasmu. Diri kita terus dituntut untuk memiliki target jangka pendek dan jangka panjang. Justru dengan target tersebut kita semangat menjalani hari. Jangan pernah berhenti untuk bermimpi ya.

Baca Juga: Bikin Semangat, 6 Buku Motivasi yang Cocok Dibaca Saat Awal Tahun

Verified Writer

thariq bintoro

Member IDN Times Community ini sudah tidak malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya