ilustrasi salat (pixabay.com/Thirdman)
Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan salat tarawih. Sebelum memulai salat, setiap muslim dianjurkan untuk menetapkan niat dalam hati. Meski begitu, banyak yang memilih untuk melafalkan niat sebelum takbiratul ihram agar lebih mantap.
Secara umum, niat salat tarawih 2 rakaat bisa berbeda tergantung cara pelaksanaannya, apakah dilakukan sendiri (munfarid), berjamaah sebagai makmum, atau berjamaah sebagai imam. Berikut bacaan niat salat tarawih 2 rakaat:
- Niat salat tarawih 2 rakaat munfarid (sendiri)
اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku berniat salat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
- Niat salat tarawih 2 rakaat berjamaah sebagai makmum
اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku berniat salat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta’ala."
- Niat salat tarawih 2 rakaat berjamaah sebagai imam
اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku berniat salat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta’ala."
Beberapa ulama juga berpendapat bahwa niat cukup tertanam dalam hati tanpa harus diucapkan. Namun, melafalkan niat dapat membantu seseorang lebih fokus dalam menjalankan ibadah. Baik dilakukan sendiri maupun berjamaah, yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dalam setiap rakaat salat tarawih.