Art Jakarta 2025. (dok.Art Jakarta)
Art Jakarta 2025 menghadirkan berbagai segmen yang atraktif sehingga sukses memberi tawaran menarik bagi pelaku seni. Adapun segmen-segmen dalam Art Jakarta 2025, yakni:
SPOT: menghadirkan instalasi karya seni berskala besar serta seniman indonesia lintas medium seperti Ardi Gunawan (ISA Art Gallery), Ipeh Nur (ara contemporary), Endry Pragusta (Rachel Gallery), Aditya Novali (ROH), dan Adi Gunawan (SANKHARA Art).
SCENE: platform untuk menggalang dana bagi kelompok seniman dan memamerkan proyek inovatif dan diikuti oleh 33 peserta dari berbagai kota di Indonesia
AJX: ajang kolaborasi dari berbagai lembaga dan perusahaan swasta yang menghadirkan 3 program penting, yakni Korea Focus, MTN (Manajemen Talenta Nasional) Seni Rupa, dan Natta-Cita Art Space (NCAS) dari ISI (Institut Seni Indonesia) Bali.
AJ Talk: platform dialog untuk pengamat, seniman, kolektor, galeris, dan kurator. Wadah ini mempertemukan publik dengan para pakar yang telah berkecimpung di dunia seni.
Art Jakarta 2025 terus menjadi wadah yang bagi kalangan seni di kawasan Indonesia dan sekitarnya. Acara ini menghubungkan galeri, seniman, kolektor, pengamat dan pecinta seni. Pekan seni ini juga diharapkan membuka pandangan tentang perkembangan seni rupa kontemporer yang akan membuatnya terus tumbuh.
Selanjutnya, Art Jakarta Papers 2026 dijadwalkan akan diselenggarakan pada 6-8 Februari 2026. Momen tersebut akan menghadirkan EDISII, DEVFTO Printmaking Institute, The Leonardi, Irfan Hendrian, dan Krack!. Menariknya, gelaran terbaru Art Jakarta itu akan menghadirkan berbagai karya seni artistik seputar kertas, gambar, seni cetak, patung, hingga instalasi. Konsep yang lebih fresh dari Art Jakarta Papers 2026 diharapkan menghidupkan semangat seni rupa kontemporer berbasis kertas di Indonesia.