Ilustrasi uang rupiah (pexels.com/Defrino Maasy)
Bayar fidyah orang meninggal dilakukan oleh keluarga atau ahli waris. Ada beberapa cara untuk membayar fidyah, kamu bisa pilih cara yang sesuai dengan kemampuan.
Cara pertama yang dianjurkan dalam Islam adalah memberikan makanan siap saji atau makanan pokok kepada fakir miskin yang membutuhkan.
Cara membayarnya bisa dengan fidyah 1 hari untuk 1 fakir miskin, atau bisa juga berfidyah sekaligus untuk satu orang miskin. Hitungannya seperti yang sudah dicontohkan di atas.
Membayar fidyah melalui lembaga zakat adalah cara yang praktis dan efektif. Fidyah bisa dibayarkan langsung di akhir Ramadan dengan total besaran yang sudah dihitung.
Bagi yang tidak mampu membayar sekaligus, ahli waris bisa mencicilnya sesuai dengan kemampuan. Misalnya, jika hutang puasa 10 hari, akan membayar Rp65.000 per hari (atau besaran lain yang dipilih) selama 10 kali selama Ramadan atau setelah Ramadan.
Saat hendak membayarkan fidyah untuk orang meninggal, bacalah niatnya terlebih dahulu:
"Nawaitu an ukhrija hadzihil fidyatal ‘anshaumi ramadhani fulaanibni fulaaninfardha lillahi ta’aala."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan puasa Ramadan untuk Fulan bin Fulan (disebutkan nama orang yang hendak difidyahi), fardhu karena Allah”.
Nah, itulah cara bayar fidyah orang meninggal yang wajib kamu ketahui. Ini menjadi bentuk bakti kepada keluarga yang telah tiada dan sebagai tanggung jawab sesuai ajaran Islam. Jadi, jangan lupa bayarkan fidyah, ya!