Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketahui Niat Bayar Fidyah Ibu Hamil, Hafalkan ya!

Ketahui Niat Bayar Fidyah Ibu Hamil, Hafalkan ya!
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/Western Sydney Wedding Photo and Video)
Intinya Sih
  • Fidyah bagi ibu hamil adalah kewajiban memberi makan satu fakir miskin sebagai pengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena alasan kesehatan diri atau janin.
  • Ibu hamil dapat membayar fidyah dengan dua cara, yaitu memberikan makanan pokok setara 1,5 kg beras per hari atau uang senilai harga makanan untuk satu orang miskin.
  • Niat membayar fidyah disunahkan dibaca sebelum penyerahan dan pembayaran bisa dilakukan selama atau setelah Ramadan, asalkan sebelum datangnya Ramadan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dalam situasi tertentu, ajaran Islam memberikan keringanan sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan berupa kewajiban membayar fidyah. Salah satu orang yang wajib membayar fidyah adalah ibu hamil dan menyusui.

Namun, masih banyak yang belum memahami bagaimana niat bayar fidyah ibu hamil serta tata cara pelaksanaannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ketentuan fidyah bagi ibu hamil yang bisa kamu temukan panduannya di sini!

1. Apa itu fidyah ibu hamil?

Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/Matilda Wormwood)

Fidyah bagi ibu hamil adalah kewajiban memberi makan satu orang fakir miskin sebagai tebusan puasa Ramadan yang ditinggalkan. Hal ini didasarkan pada firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 184:

"Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin..." (QS. Al-Baqarah: 184).

Berdasarkan ayat ini, para ulama menyimpulkan bahwa ibu hamil yang tidak berpuasa karena khawatir terhadap kesehatan dirinya atau janinnya, diperbolehkan menggantinya dengan fidyah.

2. Cara membayar fidyah ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/Amina Filkins)

Fidyah ibu hamil bisa dibayarkan langsung kepada fakir miskin atau agar lebih aman dan tepat sasaran, bayarkan melalui lembaga amil resmi terdekat atau terpercaya. Ada dua metode utama dalam membayar fidyah ibu hamil:

Memberikan makanan pokok

  1. Takaran fidyah adalah 1,5 kg beras atau makanan pokok lain per hari puasa yang ditinggalkan.
  2. Contoh: jika ibu hamil tidak berpuasa selama 30 hari, ia harus membayar 1,5 kg x 30 hari = 45 kg beras.

Membayar fidyah dengan uang

  1. Besaran fidyah yang ditentukan setara dengan harga makanan pokok untuk satu fakir miskin per hari.
  2. Contoh: jika satu porsi makanan bernilai Rp65 ribu, maka untuk 30 hari, ibu hamil harus membayar Rp1.950.000.

3. Niat bayar fidyah ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/Ashwin Shrigiri)

Saat ingin membayar fidyah ibu hamil, disunahkah membaca niat berikut:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ هٰذِهِ الْفِدْيَةَ عَنْ إِفْطَارِ صَوْمِ رَمَضَانَ لِلْخَوْفِ عَلَى وَلَدِيْ عَلَى فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu an ukhrija haadzihil fidyah an iftar shaumi Ramadhona lil khawfi ala waladiyya ala fardhan lillahi ta ala."

Artinya: "Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan berbuka puasa Ramadan karena khawatir keselamatan anakku, fardhu karena Allah."

Membayar fidyah ibu hamil dapat dilakukan kapan pun, saat bulan Ramadan, atau setelah bulan Ramadan. Yang terpenting, bayarkan fidyah sebelum masuk ke Ramadan berikutnya.

Itulah niat bayar fidyah ibu hamil yang perlu kamu ketahui. Hafalkan untukmu yang sedang hamil atau beri tahu pada kerabatmu yang tengah mengandung tentang niat dan cara membayarnya. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us