5 Tips Bangun Sahur Tanpa Drama, Dijamin Mudah dan Gak Bikin Emosi

- Artikel membahas tantangan umum bangun sahur selama Ramadan dan pentingnya sahur sebagai sumber energi serta bagian dari ibadah yang penuh keberkahan.
- Dijelaskan lima tips praktis agar mudah bangun sahur, mulai dari tidur lebih awal, pasang alarm berlapis, hingga menyiapkan menu sejak malam sebelumnya.
- Penulis menekankan pentingnya konsistensi, niat kuat, dan kesadaran manfaat sahur bagi tubuh agar rutinitas puasa berjalan lancar tanpa drama.
Bangun sahur itu sering kali jadi tantangan terbesar selama Ramadan. Apalagi kalau semalam tidurnya agak larut karena tarawih, tadarus, kerjaan menumpuk, atau malah terlalu asyik scroll media sosial. Alarm bunyi berkali-kali, tapi tangan refleks mematikannya. Ujung-ujungnya kebablasan dan panik sendiri. Pernah mengalami hal ini juga?
Padahal, sahur itu penting sekali untuk menjaga energi selama puasa. Dalam ajaran Islam, sahur bahkan sangat dianjurkan karena ada keberkahan di dalamnya. Jadi, selain demi kesehatan, bangun sahur juga bagian dari ibadah yang sayang sekali jika dilewatkan. Nah, supaya tidak ada lagi drama saat bangun sahur, coba beberapa tips berikut ini.
1. Jangan tidur larut malam

Ini klise, tapi jujur sangat menentukan pengalaman bangun sahurmu. Semakin malam kamu tidur, semakin berat untuk bangun sahur. Idealnya, usahakan tidur maksimal jam 10 malam. Kalau memang ada pekerjaan, coba atur ulang prioritas selama Ramadan. Tubuh kita punya ritme alami atau jam biologis. Kalau kamu konsisten tidur lebih awal, tubuh akan lebih mudah menyesuaikan dan bangun sebelum subuh tanpa terlalu tersiksa.
2. Pasang alarm lebih dari satu

Kadang, satu alarm saja tidak mempan. Karenanya, pasang dua atau tiga dengan jeda 5–10 menit. Letakkan HP agak jauh dari tempat tidur supaya kamu terpaksa bangun untuk mematikannya. Bisa juga pakai nada alarm yang tidak terlalu bikin kaget, tapi cukup efektif bikin bangun. Hindari nada yang terlalu lembut karena biasanya malah masuk ke mimpi.
3. Siapkan menu sahur sejak malam sebelumnya

Drama sering terjadi karena rasa malas. Bayangkan harus bangun tidur lalu masak dari nol, rasanya makin berat. Jadi, coba siapkan menu sahur sejak malam, atau minimal bahan-bahannya sudah ready. Kalau makanan sudah tersedia, kamu tinggal menghangatkan. Dengan demikian, sahur jadi lebih praktis dan tidak makan waktu lama.
4. Hindari scroll HP sebelum tidur

Ini kebiasaan buruk banyak generasi sekarang. Scroll media sosial bisa bikin waktu terbuang tanpa terasa. Tiba-tiba sudah lewat tengah malam. Selain itu, cahaya biru dari layar bisa mengganggu produksi hormon melatonin yang membantu kita tidur nyenyak. Jadi, cobalah berhenti main HP minimal 30 menit sebelum tidur. Ganti dengan baca buku ringan atau dzikir supaya pikiran lebih tenang.
5. Ingat manfaat sahur untuk tubuh

Secara medis, sahur membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama puasa. Tanpa sahur, tubuh lebih cepat lemas dan sulit fokus. Dengan asupan yang cukup—karbohidrat kompleks, protein, dan serat—energi bisa bertahan lebih lama. Sebaliknya, kalau tidak makan sahur, bisa-bisa seharian kamu jadi lemas, kurang fokus, dan sulit menjalankan. Kalau kamu tahu manfaatnya, biasanya motivasi bangun jadi lebih besar.
Bangun sahur memang tidak selalu mudah, apalagi di hari-hari awal Ramadan. Namun percayalah, begitu sudah terbiasa, tubuh akan menyesuaikan. Kuncinya ada di konsistensi dan niat. Jangan menyerah hanya karena beberapa kali kebablasan.
Ramadan hanya datang setahun sekali. Sayang sekali kalau momen sahur yang penuh berkah malah terlewat gara-gara kalah dengan alarm. Yuk, mulai atur pola tidur dari sekarang supaya bangun sahur bisa lebih tenang, tanpa drama, dan pastinya lebih semangat menjalani puasa seharian!


















