Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
belanjaan
ilustrasi belanjaan (pexels.com/Suzy Hazelwood)

Intinya sih...

  • Produk yang tidak habis digunakan

  • Pembelian produk yang diiklankan influencer

  • Penyimpanan produk yang buruk

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perawatan tubuh tidak hanya penting untuk perempuan. Pria pun perlu melakukannya. Tubuh yang bersih meningkatkan kesehatan dan daya tarikmu. Untuk ini diperlukan berbagai produk perawatan tubuh mulai dari kepala sampai ujung kaki.

Macamnya banyak sekali. Demikian pula mereknya. Tanpa terasa, kamu bisa menghabiskan terlalu banyak uang cuma buat belanja produk perawatan tubuh. Padahal, kebutuhan hidup bukan hanya itu.

Bila kantongmu terasa berat, cek lagi produk yang benar-benar dibutuhkan atau tidak. Tak semuanya harus dibeli. Pemborosan dalam belanja produk perawatan tubuh meliputi kebiasaan sebagai berikut. Jangan bikin kebutuhan lain tidak terpenuhi, ya.

1. Tidak menghabiskan produk yang sudah dibeli

ilustrasi produk perawatan tubuh (pexels.com/Valeriia Miller)

Coba lihat lagi ada berapa kemasan produk perawatan tubuh di meja rias atau kamar mandi? Dari sekian banyak wadah barangkali terdapat produk yang sudah lama sekali tak tersentuh olehmu. Letaknya di belakang sendiri dan tertutup oleh produk-produk yang baru dibeli akhir-akhir ini.

Ternyata wadah-wadah itu bukannya ringan tanda kosong, justru cukup berat. Artinya, isinya masih lumayan. Namun, dirimu telah cukup lama tak menggunakannya bahkan sampai lupa memilikinya. Posisinya terus tergeser oleh produk-produk bermerek lain yang baru dibeli.

Kalau satu produk berharga 100 ribu rupiah dan hanya setengahnya yang dipakai, berarti kamu membuang 50 ribu rupiah. Nilai itu dikalikan banyaknya produk yang gak dihabiskan menjadi cukup gede. Mulai sekarang habiskan dulu satu produk baru membeli produk lain jika dirimu penasaran ingin mencobanya.

2. Memaksa beli produk yang diiklankan influencer meski mahal dan belum tentu cocok

ilustrasi produk perawatan tubuh (pexels.com/Beautinow Niche Perfume)

Tidak ada salahnya siapa pun membeli produk perawatan tubuh yang diiklankan influencer. Memang itulah tujuan suatu produk dibuat serta diiklankan. Perlu ada orang yang membelinya. Akan tetapi, apakah orang itu mesti dirimu?

Kalau harganya masuk akal buat kantongmu tentu tidak masalah. Selain dari segi harga, kecocokan untuk tubuhmu juga sangat penting. Jangan sampai asal membeli dan memakai produk perawatan tubuh justru bikin kamu alergi.

Memang buat tahu kecocokannya perlu dicoba. Akan tetapi, bila dirimu telah merasa cocok dengan produk perawatan tubuh yang dipakai sekarang lebih baik bertahan. Gak usah gonta-ganti produk hanya karena diiklankan influencer. Mengikuti setiap iklan mereka dengan membeli produknya benar-benar bisa bikin kantongmu kering.

3. Memakai parfum terlalu banyak dan sering

ilustrasi parfum (pexels.com/Anis Salmani)

Tentu saja parfum penting supaya kamu selalu wangi. Jangan sampai bau badan yang tidak sedap menurunkan kepercayaan dirimu sekaligus mengganggu orang-orang di sekitar. Apalagi kalau pekerjaanmu bertemu banyak orang.

Minyak wangi sangat penting bahkan aromanya menjadi bagian dari identitasmu. Akan tetapi, mengurangi 1 atau 2 semprotan di setiap bagian tubuh bisa membuatmu lebih irit. Dirimu barangkali sudah terlalu terbiasa dengan aromanya sehingga kurang peka.

Kamu menyemprotkannya lebih banyak daripada yang diperlukan. Orang lain bisa pusing karena bau yang menyengat. Baca juga daya tahan parfum yang tertera dalam kemasannya, misal 12 jam. Minyak wangi tidak perlu disemprotkan kembali sebelum lebih dari waktu tersebut.

4. Dobel perawatan di rumah dan spa padahal bujet terbatas

ilustrasi produk perawatan tubuh (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Memang tubuh yang dirawat akan lebih sehat. Kamu pun merasa sangat nyaman. Tidak ada keluhan kulit kering dan bersisik. Badan terasa segar dan dirimu siap melakukan berbagai aktivitas. Kepercayaan diri pun melonjak.

Namun, tetap ukur dulu kemampuanmu dalam membayar. Produk perawatan tubuh untuk di rumah saja sudah macam-macam. Biaya per bulan yang dikeluarkan tidak sedikit. Kalau masih ditambah perawatan di luar tentu bikin pengeluaran membengkak.

Dengan bujet terbatas lebih baik perawatan di rumah yang dioptimalkan. Satu wadah produk perawatan tubuh bisa dipakai sebulan bahkan lebih. Sementara uang yang sama mungkin cuma dapat untuk satu kali perawatan di luar. Ketika ada uang lebih baru sesekali kamu mencoba perawatan di luar.

5. Tidak menyimpan produk dengan baik sehingga kering atau rusak

ilustrasi produk perawatan tubuh (pexels.com/Ron Lach)

Ini soal kebiasaan. Kamu suka meletakkan apa saja sembarangan sehabis dipakai. Apalagi ada tutupnya yang malah membuatmu merasa ribet untuk menutupnya dengan benar. Bahkan meski cara menutupnya sangat gampang.

Tinggal tutup ditekan atau diputar. Namun, pikirmu toh nanti bakal dipakai kembali. Tutup cukup ditaruh di atas wadah tanpa dirapatkan. Akibatnya, sebelum produk habis malah kering duluan. Biasanya ini untuk produk yang berupa krim.

Seperti lulur atau krim masker. Bila produk tidak mengering, aromanya pasti berubah. Dari semula wangi menjadi gak enak. Demikian pula parfum sebagus apa pun bila tak ditutup dengan benar bikin aromanya terus berkurang.

Sebelum kamu telanjur menganggap merawat tubuh itu mahal, coba cek kesalahanmu dalam belanja produk perawatan tubuh, memakai, dan menyimpan produk. Bila ketiganya dilakukan dengan tepat, satu kemasan saja awet untuk dipakai berulang. Tubuh terawat tanpa bikin kantong sekarat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team