Lebaran selalu identik dengan kalimat “mohon maaf lahir dan batin.” Kita saling berjabat tangan, tersenyum, lalu lanjut makan opor atau ketupat. Namun, di balik momen hangat itu, kadang ada perasaan yang belum benar-benar selesai. Ada salah paham lama, kata-kata yang pernah menyakitkan, atau hubungan yang terasa canggung.
Silaturahmi Idul Fitri sebenarnya memberi kesempatan untuk memperbaiki hubungan. Momen ini bukan cuma tradisi tahunan, tapi juga ruang untuk rekonsiliasi keluarga yang mungkin sempat renggang. Minta maaf dengan tulus bisa membuat suasana Lebaran terasa lebih hangat dan lega. Biar gak sekadar formalitas, lakukan lima hal ini agar permintaan maafmu diterima dengan baik.
