Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Buku Favorit Chris Evans yang Mengungkap Cara Berpikirnya

Chris Evans dalam film Ghosted.
Chris Evans dalam film Ghosted (dok. Apple TV+/Ghosted)
Intinya sih...
  • Buku favorit Chris Evans mencerminkan cara berpikirnya yang kritis dan penuh empati
  • Evans tertarik pada buku-buku yang membahas isu-isu sosial, spiritual, dan sejarah manusia
  • Pilihan bacaannya menunjukkan sisi Evans yang sadar akan privilege dan pentingnya mendengarkan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di balik citranya sebagai Captain America yang tegas dan penuh prinsip, Chris Evans dikenal sebagai sosok yang cukup filosofis. Dalam berbagai wawancara dan unggahan media sosial, ia sering membagikan kutipan buku yang menunjukkan ketertarikannya pada isu kemanusiaan hingga makna hidup. Pilihan bacaannya pun jauh dari kesan dangkal.

Menariknya, buku-buku favorit Chris Evans memperlihatkan cara berpikir yang tenang, kritis, dan penuh empati. Bacaan-bacaan ini seolah menjadi fondasi bagaimana ia memandang dunia, dirinya sendiri, dan perannya sebagai figur publik. Berikut tujuh buku favorit Chris Evans yang mengungkap cara berpikirnya.

1. The Mother of All Questions — Rebecca Solnit

buku The Mother of All Questions
buku The Mother of All Questions (publishersweekly.com)

Buku ini berisi esai-esai tajam Rebecca Solnit tentang suara perempuan dan siapa yang sering kali diberi hak untuk berbicara. Solnit membedah isu misogini, kekerasan berbasis gender, hingga budaya yang kerap membungkam perempuan. Buku oni bukan bacaan ringan, tapi sangat membuka mata tentang relasi kuasa dalam masyarakat modern.

Chris Evans pernah mengutip isi buku ini, terutama gagasan bahwa niat baik tidak selalu berarti seseorang harus mengambil ruang bicara. Pilihan buku ini menunjukkan sisi Evans yang sadar akan privilege dan pentingnya mendengarkan, sesuatu yang jarang terlihat dari aktor Hollywood.

2. Stillness Speaks — Eckhart Tolle

buku Stillness Speaks.
buku Stillness Speaks (eckharttolle.com)

Dalam Stillness Speaks, Eckhart Tolle mengajak pembaca untuk menemukan ketenangan lewat keheningan dan kehadiran penuh di saat ini. Buku ini tidak panjang, tapi sarat dengan pemikiran tentang ego dan penderitaan manusia. Gaya bahasanya sederhana, namun terasa dalam.

Chris Evans bahkan menato kutipan dari buku ini di dadanya, sebuah bukti betapa personal maknanya bagi dirinya. Kutipan tentang keheningan batin seolah mencerminkan usaha Evans menjaga keseimbangan di tengah hiruk-pikuk ketenaran. Buku ini memperlihatkan sisi Evans yang menghargai keheningan dan kedalaman batin.

3. Siddhartha — Hermann Hesse

buku Siddhartha.
buku Siddhartha (goodreads.com)

Novel klasik ini menceritakan perjalanan spiritual Siddhartha, seorang Brahmana muda yang meninggalkan kehidupan mapan demi mencari makna sejati. Sepanjang perjalanannya, Siddhartha mengalami berbagai fase hidup, dari kenikmatan, penderitaan, kehilangan, hingga pencerahan. Kisahnya sederhana, tapi sarat makna eksistensial.

Chris Evans menyebut Siddhartha sebagai buku favoritnya sejak remaja dan masih memegang tempat istimewa hingga kini. Ia mengaku buku ini adalah yang pertama ia baca dalam sekali duduk. Hal ini menunjukkan ketertarikan Evans pada pencarian makna hidup, bukan sekadar pencapaian eksternal atau status sosial.

4. Walden — Henry David Thoreau

buku Walden.
buku Walden (goodreads.com)

Walden adalah catatan reflektif Thoreau saat hidup menyendiri di alam, jauh dari hiruk-pikuk masyarakat modern. Buku ini mengkritik materialisme dan gaya hidup yang menjauhkan manusia dari alam serta dirinya sendiri. Thoreau mengajak pembaca untuk hidup lebih sederhana dan sadar.

Chris Evans pernah membagikan halaman buku ini di Instagram dengan komentar singkat, “Love it.” Pilihan ini terasa pas dengan citra Evans yang sering berbicara soal kesehatan mental dan pentingnya menjaga jarak dari tekanan industri hiburan. Walden mencerminkan ketertarikannya pada kesederhanaan.

5. A Short History of Nearly Everything — Bill Bryson

buku A Short History of Nearly Everything.
buku A Short History of Nearly Everything (penguinrandomhouse.com)

Buku ini mengajak pembaca menjelajahi sejarah alam semesta, dari Big Bang hingga peradaban manusia, dengan gaya yang informatif namun penuh humor. Bill Bryson berhasil menjelaskan sains kompleks dengan cara yang menyenangkan. Ini adalah buku yang membuat pembaca merasa kecil sekaligus takjub.

Chris Evans memuji buku ini secara terbuka dan menyebutnya sebagai pengalaman yang membuka mata. Ia merasa buku ini memberi warna baru dalam memandang hidup dan keberadaan manusia. Ketertarikannya pada buku ini menunjukkan rasa ingin tahu Evans yang besar terhadap dunia dan tempat manusia di dalamnya.

6. Sapiens — Yuval Noah Harari

buku Sapiens.
buku Sapiens (ynharari.com)

Sapiens membedah sejarah manusia dari sudut pandang biologi, antropologi, dan sains, sambil mempertanyakan banyak asumsi tentang kemajuan dan peradaban. Buku ini sering dianggap mengganggu sekaligus mencerahkan, karena memaksa pembaca melihat ulang apa arti menjadi manusia.

Chris Evans menyebut Sapiens sebagai buku yang mind-blowing dan mengubah cara pandangnya terhadap hampir segala hal. Ini menunjukkan ketertarikannya pada pemikiran besar dan keberanian untuk mempertanyakan narasi yang sudah ada. Pilihan buku ini memperkuat citra Evans sebagai sosok yang berpikir kritis dan terbuka.

Buku-buku ini tidak hanya membentuk cara berpikir Chris Evans, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai yang ia pegang di tengah sorotan publik. Setelah melihat daftar buku favorit Chris Evans yang mengungkap cara berpikirnya, buku apa yang paling membuatmu penasaran untuk ikut membacanya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

9 Inspirasi Makeup Imlek 2026 ala Nita Vior, bak Douyin Girl!

19 Jan 2026, 16:49 WIBLife