Selama ini, banyak orang memahami cinta hanya sebatas perasaan atau kata-kata manis. Padahal, hubungan yang sehat jauh lebih kompleks dari sekadar kalimat “aku sayang kamu”. Ada soal batasan (boundaries), harga diri (self-worth), sampai cara kita memahami diri sendiri dan pasangan.
Menariknya, beberapa buku justru membongkar cara pandang lama tentang cinta yang terlalu romantis dan tidak realistis. Buku-buku ini ngajarin bahwa cinta bukan soal menempel terus, tapi tentang tumbuh bersama tanpa kehilangan diri sendiri.
