Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dari Novel ke Drakor, “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” Siap Bikin Baper

Dari Novel ke Drakor, “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” Siap Bikin Baper
Cover buku “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” dan salah satu pemeran Hye Yoon (kolase foto via Gramedia dan Instagram @hye_yoon1110)

Novel Jepang berjudul “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” karya Keigo Higashino bukan sekadar cerita biasa. Buku ini dikenal sebagai kisah hangat yang menyentuh hati, penuh pesan kehidupan, dan membuat pembacanya merenung tentang pilihan hidup. Tak heran, novel ini menjadi salah satu karya paling populer yang dicintai pembaca di berbagai negara.

Kabar menariknya, cerita ini akan diadaptasi menjadi serial Korea. Adaptasi ini tentu membuat banyak penggemar penasaran, apalagi drama Korea dikenal jago dalam mengemas cerita emosional.

1. Sinopsis “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” karya Keigo Higashino

Cover buku “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” (foto via Gramedia)
Cover buku “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” (foto via Gramedia)

Kisah dimulai dari tiga pemuda Atsuya, Shota, dan Kohei, yang bersembunyi di sebuah toko kelontong tua setelah melakukan pencurian. Mereka tidak menyangka bahwa toko tersebut menyimpan misteri yang tak biasa.

Suatu malam, mereka menemukan surat misterius yang masuk melalui lubang surat. Anehnya, surat itu berisi permintaan nasihat dari seseorang di masa lalu. Tanpa sadar, mereka mulai membalas surat-surat tersebut dan terlibat dalam hubungan lintas waktu yang mengubah hidup mereka.

2. Review di Goodreads

Review di Goodreads (tangkapan layar Goodreads)
Review di Goodreads (tangkapan layar Goodreads)

Novel ini mendapat banyak pujian karena pendekatan ceritanya yang unik dan menyentuh. Dengan struktur cerita yang saling terhubung, pembaca diajak melihat bagaimana keputusan kecil bisa berdampak besar pada kehidupan orang lain.

Di platform Goodreads, buku ini mendapatkan rating tinggi sekitar 4+/5, yang menunjukkan bahwa mayoritas pembaca merasa puas dengan ceritanya. Banyak yang menyebut buku ini “hangat”, “penuh makna”, dan “bikin mikir”.

Salah satu ulasan menyebut, “This book is full of warmth and humanity”. Hal ini menggambarkan kekuatan utama novel ini dalam menyentuh sisi emosional pembaca.

3. Buku bertema mirip

Cover buku "Before the Coffee Gets Cold" (foto via Gramedia)
Cover buku "Before the Coffee Gets Cold" (foto via Gramedia)

Kalau kamu suka cerita penuh makna seperti ini, ada beberapa buku lain dengan tema serupa-tentang kehidupan, pilihan, dan waktu. Berikut ini di antaranya:

  • "Before the Coffee Gets Cold" by Toshikazu Kawaguchi: Buku ini bercerita tentang sebuah kafe kecil di Tokyo yang punya kemampuan unik: pengunjung bisa kembali ke masa lalu. Tapi ada syaratnya—mereka harus kembali sebelum kopi mereka menjadi dingin.
  • "Tuesdays with Morrie" by Mitch Albom: Kisah ini mengikuti Mitch, seorang jurnalis yang kembali bertemu dengan dosen lamanya, Morrie, yang sedang sakit parah. Mereka kemudian rutin bertemu setiap hari Selasa untuk berbincang tentang kehidupan.
  • "The Midnight Library" by Matt Haig: Nora Seed merasa hidupnya penuh penyesalan. Saat berada di titik terendah, ia menemukan perpustakaan misterius yang memungkinkan dirinya mencoba berbagai versi kehidupan yang berbeda.
  • "The Five People You Meet in Heaven" by Mitch Albom: Eddie, seorang pria tua, meninggal dan menemukan dirinya berada di “surga” yang tidak biasa. Ia bertemu lima orang yang pernah hadir dalam hidupnya, meski tidak selalu ia sadari.
  • "Kafka on the Shore" by Haruki Murakami: Novel ini menggabungkan dua cerita berbeda: Kafka, remaja yang melarikan diri dari rumah, dan Nakata, pria tua dengan kemampuan aneh. Keduanya terhubung dalam alur yang penuh misteri dan simbol.

4. Di mana belinya?

giorgio-trovato-v6QMuIoxkhIlustrasi membaca buku (unsplash.com/Photo by Giorgio Trovato)A-unsplash.jpg
Ilustrasi membaca buku (unsplash.com/Photo by Giorgio Trovato)

Buku "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" sudah tersedia dalam versi bahasa Indonesia dan bisa ditemukan dengan mudah, baik secara online maupun offline. Salah satu tempat yang paling umum adalah Gramedia.

Selain itu, kamu juga bisa membelinya melalui toko buku online. Harga buku ini biasanya berada di kisaran Rp100 ribuan, tergantung edisi dan tempat pembelian.

Kalau kamu lebih suka membaca digital, buku ini juga tersedia di beberapa platform perpustakaan digital seperti iPusnas. Ini bisa jadi alternatif gratis untuk kamu yang ingin membaca tanpa membeli buku fisik.

Adaptasi “Keajaiban Toko Kelontong Namiya” ke dalam serial Korea menjadi bukti bahwa cerita yang kuat memang bisa melintasi budaya. Dengan sentuhan khas drama Korea yang emosional, kisah ini berpotensi menjangkau lebih banyak penonton dan memberikan pengalaman yang lebih mendalam.

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Related Articles

See More

[QUIZ] Dari Pilihan Barang di MR.DIY, Kami Tahu Kamu Orang yang Seperti Apa

05 Mei 2026, 14:17 WIBLife