3 Buku yang Bikin Kamu Merasa Dipahami Tanpa Harus Cerita ke Siapa Pun

- Artikel membahas tiga buku yang mampu membuat pembacanya merasa dipahami tanpa harus menceritakan perasaan atau masalah pribadi kepada orang lain.
- Buku 'Tenang' karya Lapinggala memberi afirmasi positif tentang arti kehadiran diri, sementara 'Maaf Aku Lahir ke Bumi' karya Marchella Fp menyoroti budaya people pleaser dan rasa bersalah.
- 'Maafkan Bapak ya, Nak' karya Helobagas menghadirkan tulisan yang menyentuh bagi mereka yang kehilangan figur ayah, menggambarkan kerinduan dan kasih sayang melalui kata-kata.
Gak semua orang mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau alami kepada orang lain. Ada orang yang terbuka untuk menceritakan segala hal mengenai hidupnya. Namun, ada pula seseorang yang tertutup.
Ada kalanya seseorang cuma ingin dimengerti tanpa harus menjelaskan diri atau permasalahannya. Kalau ini juga yang jadi keresahanmu, mungkin untaian kata dalam deretan buku di bawah ini cocok untukmu. Lewat buku, kamu bisa merasa seperti "dipeluk" tanpa orang lain harus tahu apa yang sedang terjadi denganmu.
1. Tenang: A Book That Can Hold You Tight - Lapinggala

Jangan menyerah sekarang. Kalau kamu merasa sudah ada di ujung tanduk, mungkin kamu perlu membaca buku ini. Barangkali, kamu gak akan merasa takut dan khawatir lagi mengingat bahwa kamu gak sendirian.
Lapinggala menulis buku ini dengan bahasa yang santai dan sederhana. Terbagi menjadi tiga bagian yang membahas masa lalu, masa kini, dan masa depan. Tulisannya dapat menjadi afirmasi positif bahwa kehadiranmu di hidup ini sangatlah berarti.
2. Maaf Aku Lahir ke Bumi - Marchella Fp

Maaf Aku Lahir Ke Bumi adalah buku ketujuh yang ditulis oleh Marchella Fp. Buku dengan sampul warna silver metallic ini, merupakan buku yang menyasar people pleaser.
Marchella Fp sengaja membahasnya dalam kumpulan-kumpulan tulisan. Tentang perasaan bersalah, kebiasaan memaklumi, ketidakmampuan berkata tidak, kebiasaan mendahulukan orang lain.
Buku ini mungkin akan 'memeluk' dirimu yang hidup sebagai manusia dengan penuh rasa bersalah. Maaf Aku Lahir ke Bumi memotret budaya people pleaser dan rasa 'gak enakan' yang kerap dialami banyak orang.
3. Maafkan Bapak ya, Nak - Helobagas

Helobagas selalu menyuguhkan tulisan-tulisan yang mewakili isi pikiran banyak orang. Di buku terbarunya yang rilis pada akhir tahun lalu, ia berupaya untuk 'memeluk' mereka yang kehilangan figur ayah dalam buku berjudul Maafkan Bapak ya, Nak.
Lewat buku ini, Helobagas ingin hadir untuk orang-orang yang hidup tanpa figur ayah. Di balik pribadi yang kuat dan tangguh itu, ia menyadari kerinduan seorang anak pada orangtua. Maka dari itu, buku ini menjadi sarananya untuk menampilkan bagaimana kasih sayang seorang bapak melalui tulisan.
Kamu gak harus cerita seluruh isi hidupmu ke pada siapa pun. Cukup dengan buku-buku di atas, kamu bisa merasakan bagaimana rasanya dipahami, dimengerti, dan dipeluk.